Menjelang bulan puasa, sejumlah harga barang kebutuhan pokok mulai naik. Terlebih ketika bulan Ramadhan datang, nilai konsumsi tidak malah turun, namun ternyata malah naik. Sepertinya ada yang salah dari ibadah puasa kita, karena yang harusnya puasa itu mengurangi konsumsi, malah menjadikan konsumsi naik dua kali lipat. Kita sering salah kaprah, dan menjadikan waktu berbuka puasa sebagai sarana “balas dendam”, padahal…
Kategori: Perenungan
Puasa, Tiket Cinta Illahi
Tulisan ini saya buat karena nyicil, sebagai bahan perenungan kita bersama, karena sebentar lagi bulan Ramadhan. Meskipun sebenarnya puasa tidak hanya sebatas ramadhan. Puasa bukan hanya sebatas ibadah ritual formal yang berupa tidak makan dan minum dari shubuh hingga maghrib. Tulisan saya ini sifatnya perenungan, dan subjektif. Sedangkan tentang kebenarannya hanyalah milik Allah.
Sholat Sepanjang Waktu
Tulisan saya ini menyambung tulisan saya sebelumnya tentang sholat, karena meskipun peringatan isra’ miraj telah lewat, toh ga ada salahnya jika kita berusaha mengilmui dan memaknai rahasia dari setiap perintah Tuhan kepada kita. Saya berpikir, sepenting apakah ibadah sholat jika dibandingkan dengan ibadah yang lain, sehingga Tuhan merasa berkepentingan menyampaikan langsung perintah ini lewat peristiwa isra’ miraj? “Mahasuci Allah yg memperjalankan…
“Biso Rumongso”
Saya lahir dan dibesarkan di sebuah kota kecil di Provinsi Jawa Timur. Lahir di lingkungan jawa yang kental dan kuliah di Yogyakarta, mungkin membuat saya membawa nilai – nilai budaya jawa hingga besar sampai sekarang. Di pemikiran saya, sebagai orang jawa, entah ini apa hanya perasaan saya saja atau sampeyan yang bukan jawa juga merasakannya: Adalah saru (tabu/ngga pantes) jika…
Tuhan Menakdirkanmu, Namun engkau Tak Rela
Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan kulit sawo matangnya. Namun engkau mengingkarinya dengan memutih-mutihkan kulit menggunakan segala cara, mulai kosmetika ini itu hingga terapi buatan. Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan rambut hitamnya yang kaya akan pigmen. Namun engkau menolaknya dengan mewarnai rambutmu dengan bermacam perwarna artifisial. Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan mata hitam-nya. Namun engkau menghindarinya, dengan mewarnai-nya…
Berdoa Sebagai Wujud Kehambaan
Banyak dari kita manusia, dengan penuh kepercayaan diri, meminta – minta kepada Tuhan, (bahkan tak jarang hingga mendikte – dikte Tuhan) akan sesuatu hal yang sebenarnya tidak kita ketahui benar baik – buruknya, selain melalui penilaian akal pikiran kita yang sempit ini. Padahal Tuhan telah memberikan petunjuk bahwa apa yang kita sukai, bisa jadi mengandung mudharat, dan apa yang kita…
Seribu Cemas di Dalam Kabin
Kecelakaan Lion Air yang terjadi kemarin, mengagetkan kita semua, begitupun saya dan juga mereka yang sering naik pesawat untuk berpergian. Namun bukan kecelakaan tersebut yang ingin saya ceritakan, tapi perasaan dan pengalaman saya ketika berpergian naik pesawat terbang. Sudah hampir dua tahun ini saya sering berpergian dengan pesawat terbang, entah itu untuk pulang kampung ataukah untuk kepentingan pekerjaan. Namun dari…
Bukanlah Dua atau Tiga Namun Adalah Satu.
Pernahkah kau coba mendengar yang dikatakan senja ketika datang tibanya. Dan bagaimana yang dikabarkan mentari ketika tiba terbenamnya. Jika engkau tak tahu. Maka carilah tahu. Ataupun jika tak mau tahu. Maka sempatkan sebentar saja saya menyampaikan ini. Dikarenakan kita, manusia sering tak mendengar, bukan karena memang tidak mendengar. namun karena memang tak mau mendengar, atau mungkin karena kita sudah tidak…
Bersungguh–sungguh Tahun Baru
Tahun 2012 telah dilewati, Satu lintasan orbit kehidupan telah dijalani. 12 orbit bulan, telah bersama kita saksikan. Semoga yang terlewat ini tidak lepas dari proses pembelajaran kita bersama, sehingga kini di tahun 2013, kita memulai sebuah pembelajaran baru, naik kelas, ke kelas yang baru. Karena bukankah kita menjalani hidup ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk belajar, untuk terus…
Manusia Tanpa Hak
Manusia – manusia modern berteriak-teriak memperjuangkan yang disebut kebebasan, memperjuangkan yang mereka sebut dengan hak asasi dan demokrasi. Meyakini seyakin – yakinnya bahwa ia sangat bebas untuk menentukan pilihannya dan nasibnya sendiri. Hingga kemudian aturan konstitusi dasar di-amandemen, dengan memperbanyak pasal – pasal tentang Hak Asasi Manusia. Lantas dengan dalih hak asasi pula kemudian, muncullah yang disebut gerakan feminisme, dengan…






