Perenungan, Sosial Politik

Jangan Bersumpah (Lagi) Pemuda

Di mata media massa, juga media sosial. Setiap bulan akan memiliki tema yang siap untuk selalu diulang – ulang. Setelah ramai pembicaran komunis di bulan september. Kini beranjak ke bulan oktober dengan topik yang berbeda. Meskipun pembicaraan yang diulang – ulang itu tidak pernah tuntas untuk dibahas. Kebanyakan karena memang niatnya bukan untuk mempelajari, tapi hanya menjual berita. Komunisme misalnya,…

Continue Reading

Perenungan

Nasib Itu Asumsi

Sering orang mengeluh,  perihal nasibnya yang sedang buruk. Ada juga ungkapan seorang yang mengatakan bahwa “nasib sedang tidak berpihak padanya”. Lantas Pertanyaan saya, apa sih nasib itu? Seorang sufi bernama mullah, mengatakan, bahwa nasib itu adalah asumsi – asumsi. Kenapa bisa begitu? Begini. awalnya kita berasumsi segalanya akan berjalan baik, tetapi kenyataannya tidak seperti itu. Nah, kemudian itulah yang kita sebut dengan…

Continue Reading

Perenungan

Puasa, Tiket Cinta Illahi

Tulisan ini saya buat karena nyicil, sebagai bahan perenungan kita bersama, karena sebentar lagi bulan Ramadhan. Meskipun sebenarnya puasa tidak hanya sebatas ramadhan. Puasa bukan hanya sebatas ibadah ritual formal yang berupa tidak makan dan minum dari shubuh hingga maghrib. Tulisan saya ini sifatnya perenungan, dan subjektif. Sedangkan tentang kebenarannya hanyalah milik Allah.

Perenungan

Jangan Mencari Uang

Pagi hingga sore hari orang sibuk menghabiskan keringat, darah emosi, ke kantor, bermacet – macet. Mereka lakukan ini untuk siapa? Apakah yang dicari? Apa lagi jika bukan uang Demikian beberapa jawaban, dari beberapa orang, ketika saya tanyakan pertanyaan ini kepada mereka. Bukankah kita adalah khalifah di muka bumi, yang diciptakan Allah dengan sebaik – baiknya bentuk? Mengapa harus mencari makhluk…

Continue Reading

Perenungan

Mengusahakan Perubahan

Dapatkah Takdir bisa diubah? Pertanyaan menggelitik yang bisa memunculkan banyak jawaban. Tapi jika pertanyaan itu ditujukan kepada saya, maka jawaban singkat saya adalah tidak. Hakikatnya takdir itu tidak pernah berubah. Yang berubah-ubah hanyalah manusia dan seluruh makhluk di alam semesta Seandainya Takdir bisa diubah, berarti sifat dan ketetapan Allah, bergantung pada makhlukNya. Jika hal tersebut terjadi, bukanlah Tuhan namanya. Karena…

Continue Reading

Perenungan

Usia Adalah Deretan Hela Nafas

Tidak ada helas nafas yang terlepas, melainkan disitu pula ada takdir Allah yang berlaku atasmu Al Hikam Usia adalah sederetan hela nafas yang kemudian saling terkait satu sama lain. Di setiap hela nafas tersebut berlakulah takdir Tuhan pada kita. Nafas adalah wadah dari setiap takdir yang terjadi pada diri kita. Yang terpenting bukanlah apa takdir yang kita alami, namun apa…

Continue Reading

Keseharian, Perenungan

Puasa Cara Sederhana untukmu Berbahagia

Semua orang di dunia ini melakukan hal apa saja dalam hidupnya sebenarnya bertujuan ingin bahagia, ingin sejahtera, ingin tentram, hingga dia habiskan usianya, darahnya, keringatnya untuk mengejar – mengejar sesuatu yang menurutnya itu kebahagiaan. Karena dalam pikirannya, kebahagiaan itu sesuatu yang harus dicari, dibeli dibangun dengan komponen –komponen materi. Namun begitu yang dicari itu  tercapai, barulah sadar, “eh bukan ini…

Continue Reading

Keseharian, Perenungan

Puasa Mengajarimu Ketulusan

"Puasa itu untukKu, Aku sendiri yang membalasnya" Begitulah Allah berfirman dalam sebuah Hadist Qudsi. Mendengar ini, saya pun bertanya. Apa istimewanya puasa, dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lain? Bukankah semua ibadah adalah untuk Allah, dan tentu Allah juga yang membalasanya. Lalu apa maksudnya? Dibandingkan dengan amal ibadah lain, Puasa berbeda, karena ibadah yang lain memiliki gerak lahir yang orang lain bisa…

Continue Reading

Keseharian, Perenungan

Lihat Nanti di Bulan Syawal…

Tulisan saya ini sekarang dibuat di kota kelahiran saya, bukan di Otawa, Kanada, bukan pula di Bonn, Jerman, tapi di Kediri, yang berada di propinsi Jawa Timur – Indonesia. kota kecil memang, tapi hati dan jiwa masyarakatnya selalu besar. Begitupun impiannya, seperti impian saya yang saya sendiri juga heran – kenapa kok selalu memimpikan sesuatu besar. Padahal saya sendiri hanyalah…

Continue Reading

Keseharian, Perenungan

Bulan Syawal Bulan Peningkatan

Ramadhan yang mulia telah lewat, Idul Fitri pun telah dijalani. Hari Kemenangan dirayakan. Banyak orang senang menyambutnya dengan beragam alasan, ada yang senang karena telah mampu memenangkan dalam pertempuran melawan hawa nafsu. Ada pula yang senang karena puasa 1 bulan telah dijalani sehingga sekarang mereka tidak perlu untuk berpuasa lagi, dan bisa bebas makan, tidak perlu lagi bangun pagi –…

Continue Reading