Keseharian, Perenungan

Final Year?…Fiuh..

Ngga terasa, sekarang adalah tahun terakhir kuliah. Final Year kata orang – orang sono bilang, perasaan sih baru kemarin di –OSPEK jadi mahasiswa baru..eh ternyata sudah mau lulus saja. Mungkin semacam itulah kata yang paling banyak dilontarkan mahasiswa di tahun akhirnya kuliah. Atau malahan cuman saya saja yang ngomong kayak gitu! Yah, sebelum terlambat, sebaiknya kita instropeksi diri lagi ,…

Continue Reading

Keseharian

Dua Tahun “Tedy dalam tulisan”

Minggu ini bisa dibilang sebuah minggu yang istimewa, kenapa istimewa? Karena banyak momen istimewa yang terjadi, pertama di minggu ini Himpunan Mahasiswa Elektronika Instrumentasi yang saya pimpin berulang tahun ke-2. Hal yang samapun terjadi pada blog saya ini yang juga 22 November yang lalu memposting tulisan pertamanya. Tulisan ini merupakan salah satu tulisan yang paling aktif dan banyak dibaca –…

Continue Reading

Keseharian

Ruang Tedy

Setahun sudah saya menjalani rutinitas sebagai mahasiswa STTN, dan setahun pula saya aktif menjadi seorang bloger di blog saya yang berjudul Tedy dalam tulisan . Kini Ruang Tedy – sebuah blog eksperimental, hadir menjadi salah satu blog yang juga akan saya pegang. Lalu apa perbedaannya dengan Tedy dalam tulisan ? Mungkin secara isi atau konten akan tidak jauh berbeda. Ruang…

Continue Reading

Keseharian

Melihat Kembali Tedy dalam tulisan

Tidak terasa, sudah hampir menjelang satu tahun saya aktif ngeBlog . Itu berarti hampir satu tahun pulalah umur blog saya yang berjudul Tedy dalam tulisan ini. Tidak terasa saya telah menulis sebanyak 80 tulisan, dengan tema mulai keseharian saya, fisika, dan tema – tema lainnya. Sedikitnya ada 10.224 pengunjung yang rela mampir atau secara tidak sengaja nyasar ke blog saya…

Continue Reading

Keseharian

Lintas Jogja dengan TransJogja

Ah, akhir – akhir ini saya menjadi jarang posting. Bukan karena apa – apa, namun tidak tahu kenapa komputer kampus akhir-akhir ini jadi sering error, ketika saya mengklik menu new post, eh tiba – tiba browsernya nutup sendiri. Kira – kira kenapa ya? 🙄 Namun bukan itu yang sebenarnya saya ingin bahas. Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman saya pada…

Continue Reading

Energi Nuklir, Sosial Politik

Kenaikan BBM dan Bagaimana Sikap Kita

Pemerintah telah memberikan sinyal tentang kenaikan BBM, kabarnya Premium akan dinaikkan 30% dari semula 4500 rupiah menjadi 6000 rupiah. SPBU pun dipenuhi oleh antrian kendaraan bermotor yang ingin mengisi bahan bakar, namun juga ada spekulan -spekulan nakal, yang memanfaatkan situasi dengan membeli Premium kedalam jerigen – jerigen, menimbunnya, dan baru akan menjualnya setelah harga premium dinaikkan. Bak gayung bersambut, rencana…

Continue Reading

Keseharian, Perenungan

Dosen A atau B

Suatu ketika seorang teman mengajak saya berdiskusi tentang dosen mana yang cara mengajarnya paling baik. Dosen A, B ataukah C, kemudian teman saya tersebut menyebut dosen A sebagai dosen yang paling baik cara mengajarnya, alasannya karena dengan dosen A tersebut, dia lebih mampu menyerap pelajaran yang diajarkan. Sedangkan dosen B cara mengajarnya paling buruk sehingga mahasiswa kesulitan untuk bisa memahami…

Continue Reading

Keseharian

Mencuri Mimpi

Bagaimana mungkin aku harus mengerti, sementara masih saja diri terpenjara dalam dunia . Keraguanpun masih menggelayuti, memaksa seluruh syaraf keluar dari fikirannya. Dingin malam juga masih menyapa lembut merasuk sukma. Apa yang kuingini hanyalah mencuri masuk mimpinya, bertemu dan bercengkrama dengan lembut nafasnya, mencium setiap wangi rambutnya dan memandangi setiap pesonanya.

Bingkai Kata, Keseharian

Mengertilah Aku

Duh, kenapa engkau ini? Tiada henti – hentinya menyayatkan sembilu di hati. Melarikan seluruh rasa ini dan membuatku merasa di persimpangan, bingung untuk memilih jalan yang harus kulalui. Berulang – ulang kali kau seperti ini dan membuatku tidak pernah mengerti akan hal ini.

Bingkai Kata, Keseharian

Bayang Hidupku

Masih kuberdiri di sudut – sudut reruntuhan dunia, melihat sekeliling dan tiada mengerti apa yang orang -orang perbincangkan. Ego masih saja meresapi dinding -dinding peradaban, meracuni setiap sunsum dan syaraf- syaraf pikiran manusia. Masih belum selesei kumengerti akan hal ini, tiba – tiba saja satu persatu mereka melintasiku, dengan aroma yang tersebar di sekat – sekat abad.