Ketika ku hanya bisa kirimkan pesan singkat tanpa karakter ke telepon selulermu, jangan sekali – kali tanyakan padaku kenapa. Karena menuliskan perasaanku dalam kata – kata adalah sama mustahilnya dengan berenang melintasi samudera pasifik. Kalimat hanyalah kotak – kotak kecil buatan manusia, mana mungkin bisa menampung samudera perasaanku padamu. Bahasa hanyalah layang – layang kecil yang diterbangkan angin, mana mungkin…
Lupakan, Lupakan Saja
Perlahan, kujejakkan kaki – kaki yang lelah menapaki jalan – jalan kecil diantara belantara metropolitan. Ditemani Senja yang berarak pulang di ufuk barat. Asap knalpot beterbangan menghias –menyapa setiap sela – sela kendaraan. Diantara gedung – gedung tinggi yang angkuh menantang langit. Kebisingan sana – sini, kesibukan, keriuhan manusia yang membuat hati sunyi, perlahan mereda seiring pekat malam yang mulai…
Bercermin dari Sosok Bambang Ekalaya
Ini adalah posting pertama saya di tahun 2012. Semua orang berbahagia merayakan pergantian tahun, masih sama dengan tahun – tahun yang sebelumnya. Resolusi – resolusi lama yang dianggap baru dibuat dan kemudian dilupakan lagi sebelum bulan juni, hal lama yang selalu terjadi sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya Bagi mereka yang masih kuliah, ada yang di tahun ini menargetkan bisa mempelajari…
Investasikan Saja Untuk Kebahagiaanmu Nanti
Pasti suatu ketika apapun itu, kamu, aku, kita semua pernah mengalami sesuatu yang membuat anda sedih. Entah apapun itu penyebabnya. Hal tersebut adalah wajar, karena manusia diciptakan oleh Tuhan dengan segala kesempurnaan dan keterbatasannya. Cuman, akankah anda habiskan hidup anda yang sekali itu untuk bersedih saja, bermelankolis saja. Tidak ada orang yang tanpa masalah dalam hidup ini, karena memang demikianlah…
Ihdinassirotol mustaqim
اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ Ihdinassirotol mustaqim. Demikianlah bunyi dari ayat ke 6 dari Surat Al Fatihah. Yang merupakan surah yang menjadi Induk dari Al Quran. Hiduplah seperti Al Fatihah maka engkau akan hidup seperti Al Quran, karena tidak ada ayat Qur’an yang begitu banyaknya akan keluar dari mainframe induknya yakni Al Fatihah. Dan yang paling membuat tertarik saya adalah pada ayat…
Mana Yang Boleh Dijual, Mana Yang Tidak
Jika kita ingin suatu peradaban yang bener, kita harus tahu, tentang apa – apa yang pantas untuk diperdagangkan, dan apa – apa yang tidak boleh atau tidak pantas untuk diperdagangkan. Kehancuran bangsa ini disegala bidang karena tidak lagi bisa membedakan mana yang boleh dan mana yang harusnya tidak diperdagangkan. Ambil contoh ketika pasien berobat, pasien harus membayar sejumlah biaya, karena…
Dalam Imaji Terdalam Aku Mengharap Senyum
Dulu, belasan tahun lalu. Ketika awan masih berarak hangat. ketika angin masih menghembuskan harapannya pada bumi manusia. Tahukah kamu cantik, ketika itu, tatap matamu pertama kali menghujam, menembus jatungku. Seluruh yang tampak padaku hanyalah kamu. Nama-namamu menjadi hemoglobin darahku. Isi waktu telah berlalu. Namun masih segar di pikiranku.Saat, memandang dirimu dari bangku belakang kelas kita. Pindah ke bangku depan demi…
Nasionalisme Taklid “Komodo”
Akhir – akhir ini marak, pemberitaan soal komodo yang masuk sebagai salah satu nomine 7 Keajaiban Dunia Baru oleh New 7 (Seven) Wonders of Nature (atau saya singkat saja N7W) tentu membuat bahagia. Setidaknya, akan ada satu lagi kekayaan Indonesia yang mendapat pengakuan dari dunia internasional. Maka, ramai-ramai publik figur, mulai dari artis hingga para pejabat menyerukan agar bangsa Indonesia menunjukkan nasionalismenya…
Menulis, menulis, dan menulislah. Sungguh Tuhan itu Maha Penerbit
Halo, Apa kabar? Alhamdulillah ya sesuatu . Saya bingung kepengen nulis apaan? Ada ide nggak sih ? Nggak ada.. Ya sudah. 😆 Ehem.. Nggak terasa, blog ini sudah menemani saya (ciee.. menemani ) semenjak pertama kali tulisan saya di jaman-jaman kuliah awal di semester 1, judulnya Gerak jatuh bebas yang aneh yang ditulis pada tanggal 22 November 2007. Hampir genap…
Apa Kabarmu?
Apa kabar sunyi, aku tahu kepada siapa engkau berbisik. Bisikanlah pesan rinduku padanya. Apa kabarmu angin, Engkau tidak pernah berhenti berhembus di tanah bumi. Sebagaimana aku yang tak pernah berhenti memikirkannya. Kau pasti mengetahui apa yang kuresahkan. Tolonglah aku, agar mampu mencuri masuk dalam mimpinya. Apa kabarmu malam, tiada henti-hentinya engkau merindukan siang. Sebagaimana aku merindukannya. Aku tahu rindumu kini,…




