Semua orang di dunia ini melakukan hal apa saja dalam hidupnya sebenarnya bertujuan ingin bahagia, ingin sejahtera, ingin tentram, hingga dia habiskan usianya, darahnya, keringatnya untuk mengejar – mengejar sesuatu yang menurutnya itu kebahagiaan.
Karena dalam pikirannya, kebahagiaan itu sesuatu yang harus dicari, dibeli dibangun dengan komponen –komponen materi. Namun begitu yang dicari itu tercapai, barulah sadar, “eh bukan ini yang namanya kebahagiaan”.
Puasa, adalah cara sederhana untukmu berbahagia. Ada dua kebahagiaan yang didapatkan mereka yang berpuasa, yang pertama ketika berbuka, dan yang kedua ketika mereka bertemu Tuhannya.
Bagaimana nikmat dan bahagianya orang yang berbuka, tentu tidak akan bisa dirasakan mereka yang tidak pernah berpuasa dan pekerjaanya hanya menumpahkan hawa nafsu.
Puasa mengajarimu kesederhanaan cara untuk bahagia. Maksudnya kebahagiaan tidaklah bisa kita dapat di luar sana. Tapi kebahagiaan bisa kamu peroleh berlimpah – limpah di dalam hatimu sendiri ketika ia sudah tidak terikat lagi dengan apa yang kau ingini.
Mereka yang tidak berpuasa, hanya akan mampu merasakan nikmatnya makan. Sedangkan mereka yang berpuasa mampu merasakan nikmatnya lapar dan juga berbuka.
Puasa mengajarimu untuk bisa menikmati segala hal dan kondisi di dalam hidupmu. Karena semua adalah bagian dari rahmatNya, yang tentu haruslah kita syukuri
Jika hati kita masih merasakan kesedihan, entah karena kehilangan sesuatu. Apakah itu barang ataukah jabatan atau apapun. Maka ketahuilah itu tanda hati kita yang masih terikat pada dunia.
Puasa mengajarimu, untuk tidak terikat dengan dunia, engkau berpuasa, semata karena Allah yang memerintahkan. Begitupun kala berpuka, bukan karena lapar dan dahaga namun karena Allah pulalah yang memerintahkan berbuka.
Selamat berpuasa kawan. Dan mari temukan kebahagiaan 🙂