Malam adalah tempat melihat masa silam. Karena itu adalah satu kemungkinan bagi kita melihatnya. Ketika langit yang kita lihat sekarang, bukanlah langit malam ini. Begitupun bintang – bintang yang gemerlapan itu juga bukan bintang malam ini. Kita sedang menyaksikan Masa silam waktu, bahwa langit ini adalah masa lalu sebuah peristiwa yang muncul saat kita belum dilahirkan
Kategori: Perenungan
Wadah Puasa
Jika puasa itu dianalogikan sebagai tempat, dan Allah menginformasikan tempat itu untukKu, maka tempat itu untuk dan dipenuhi oleh Allah. Lalu siapakah gerangan “wadah puasa” itu? Tidak lain ‘wadah puasa’ tersebut adalah mereka yang berpuasa. Mereka yang menjalankan syariat berpuasa telah menjadikan dirinya suatu wadah dimana Allah-lah yang memenuhinya.
Cahaya di Atas Cahaya (Bagian -1)
Pertama, tulisan ini tidak ditujukan sebagai kebenaran final, tulisan ini hanyalah pemikiran malam hari seorang manusia yang masih terus mencari, dan dalam pencarian itu selalu ada kemungkinan saya untuk salah, jadi tulisan ini hanya ditujukan untuk sebuah wacana saja, untuk kita membuka kemungkinan – kemungkinan baru. Mengenai bagaimana kebenaran dan kepastiannya, hanya Tuhanlah yang Maha Tahu. Saya mulai dengan konsep…
Bertahan Hidup di ‘Jaman Edan’
Sebuah Catatan Untuk Diri Saya Survival skill, sebuah seni bertahan hidup. Ini bukan tentang menyimpan koin emas dan perak, ataupun mengumpulkan makanan kaleng, bukan juga tentang membeli senjata AK-47. Ini adalah tentang menyelamatkan hati, nilai, pemikiran, keyakinan, idealisme, dan kebenaran anda dari tekanan – tekanan nilai ‘baru’ yang berasal dari luar yang kemudian coba mereka paksakan pada diri kita. Jangan…
Merdeka dan Berdaulat Dalam Puasa
Puasa itu UntukKu Ketika Allah mengungkapkan “Puasa itu untukKu”, kita harusnya memahami dengan arif, bahwa itu bukan berarti Allah membutuhkan puasa kita, Allah terlalu Akbar untuk membutuhkan ibadah manusia. Kita tahu segala sesuatu ibadah itu adalah untuk Allah, Dan segala sesuatu yang untuk Allah, sebenarnya adalah untuk kepentingan manusia itu sendiri. Bulan Ramadhan memang telah berlalu, namun bagi saya pribadi,…
Kapitalisasi Ibadah
Dunia sebagai Metode atau Tujuan? Menurut budaya dan sikap perilaku manusia berserta tata sistem yang dimiliki, ada yang memandang dunia ini sebagai tujuan. Seluruh aktivitas manusia dilaksanakan dengan membuat sebuah asumsi bahwa dunia adalah final dan segala – galanya. Mulai dari orang lahir, bersekolah, bekerja hingga berkarir tujuannya adalah mengejar dunia. Ada juga pandangan yang berbeda yang menjadikan dunia sebagai…
Ramadhan Tak Berakhir, Karena Hadirnya Sepanjang Zaman
“Di malam terakhir Ramadhan, menangislah tujuh petala langit dan tujuh petala bumi dan para malaikat, karena akan berlalunya Ramadhan, dan juga keistimewaannya.” Demikian sebuah hadist Rasulullah Muhammad s.a.w tentang akhir bulan ramadhan. Para malaikat bersedih akan berlalunya Ramadhan, kita yang manusia biasa — bisa jadi ada yang bersedih, ada juga yang gembira, asalkan itu semua jangan dibuat – buat seolah…
Festival Industrialisasi Ramadhan
Ketika bulan Ramadhan tiba, televisi beramai – ramai menayangkan program khusus untuk pengisi Ramadhan, mulai dari acara sahur hingga berbuka hingga sahur lagi. Semuanya dipenuhi dengan program – program acara “relijius”. Mau nggak mau, suka atau nggak suka, setuju nggak setuju, acara – acara itulah yang mengepung kita sebulan penuh. Bagaimana tanggapan kita akan semua itu, apakah senang, bangga, bersyukur…
Nasib Itu Asumsi
Sering orang mengeluh, perihal nasibnya yang sedang buruk. Ada juga ungkapan seorang yang mengatakan bahwa “nasib sedang tidak berpihak padanya”. Lantas Pertanyaan saya, apa sih nasib itu? Seorang sufi bernama mullah, mengatakan, bahwa nasib itu adalah asumsi – asumsi. Kenapa bisa begitu? Begini. awalnya kita berasumsi segalanya akan berjalan baik, tetapi kenyataannya tidak seperti itu. Nah, kemudian itulah yang kita sebut dengan…
Tempat Masalah dan Keruwetan
Jangan merasa aneh dengan banyaknya keruwetan dan kesulitan selama engkau berada di dunia. Karena memang itu adalah karakter asli dunia (Al Hikam) Jika di dunia kita temui kesulitan, masalah, keruwetan, kerepotan, janganlah menganggap aneh semua itu.. Karena memang begitulah karakter asli dunia. Menginginkan hidup di dunia lepas dari masalah adalah ibarat bermimpi di siang bolong. Hal itu menandakan kita belum…

