Keseharian, Perenungan

Puasa Cara Sederhana untukmu Berbahagia

Semua orang di dunia ini melakukan hal apa saja dalam hidupnya sebenarnya bertujuan ingin bahagia, ingin sejahtera, ingin tentram, hingga dia habiskan usianya, darahnya, keringatnya untuk mengejar – mengejar sesuatu yang menurutnya itu kebahagiaan. Karena dalam pikirannya, kebahagiaan itu sesuatu yang harus dicari, dibeli dibangun dengan komponen –komponen materi. Namun begitu yang dicari itu  tercapai, barulah sadar, “eh bukan ini…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Puasa Mengajarimu Ketulusan

"Puasa itu untukKu, Aku sendiri yang membalasnya" Begitulah Allah berfirman dalam sebuah Hadist Qudsi. Mendengar ini, saya pun bertanya. Apa istimewanya puasa, dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lain? Bukankah semua ibadah adalah untuk Allah, dan tentu Allah juga yang membalasanya. Lalu apa maksudnya? Dibandingkan dengan amal ibadah lain, Puasa berbeda, karena ibadah yang lain memiliki gerak lahir yang orang lain bisa…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Marhaban Ya Ramadhan

Tak terasa, kurang dari satu minggu lagi Ramadhan – bulan yang ditunggu – tunggu semua umat islam akan datang. Hampir sudah satu tahun saya bekerja di Tangerang.   Banyak sudah yang terjadi satu tahun ini. Ada senang, ada juga susah. Semua layaknya disyukuri, karena semua adalah rahmat Allah. Sehat memang rahmat, namun jangan dikatakan sakit bukanlah rahmat. Bagaimana buka rahmat? Jika…

Continue Reading→

Bingkai Kata, Keseharian

Remah – Remah Kata

Menurutmu mudah, namun sungguh sulit hidup ini, hampir – hampir saja membuat menyerah. Menurutmu menyenangkan, namun sungguh rumit hidup yang ku lakukan. Aku belum paham, dengan semua skenario pada semesta alam. Aku tak mengerti tentang yang terjadi pada diri. Begitu penuh dadaku dengan seluruh beban, membuatku sulit untuk sedikit menghela perasaan.

Bingkai Kata, Keseharian

Lebih Dari Cinta Manusia Manapun

Ketika melihatmu bersedih, manusia mana yang tidak luka hatinya. Langit mana yang tidak akan menurunkan hujannya, malam mana yang tidak akan memekatkan hitamnya, Angin mana yang tidak akan menjadi badai karenanya. Ketika melihatmu tersenyum, Matahari mana yang tidak tersipu akan pesonanya, mawar mana yang tidak mekar akan parasnya, dan  mana yang tidak berkicau melihatnya.

Bingkai Kata, Keseharian, Perenungan

Catatan Tepi

Malam ini, seperti biasa, antara aku, bayanganku dan sunyiku, bercengkrama di tepian panjang hidup. Kami perbincangkani setiap baris hingga setiap karakter masa. Sementara di luar rintik hujan begitu sibuk mengirimkan pesan – pesan pada tiap perindu yang sedang dibalut keriuh-rendahan rasa pada hatinya. Mengetikkan karakter per karakter menjadi teramat sulit, karena begitu bercampurnya perasaan, dan begitu dinamisnya perasaan. Kadang sedih…

Continue Reading→

Bingkai Kata, Keseharian, Perenungan

Lupakan, Lupakan Saja

Perlahan, kujejakkan kaki – kaki yang lelah menapaki jalan – jalan kecil diantara belantara metropolitan. Ditemani Senja yang berarak pulang di ufuk barat. Asap knalpot beterbangan menghias –menyapa setiap sela – sela kendaraan. Diantara gedung – gedung tinggi yang angkuh menantang langit. Kebisingan sana – sini, kesibukan, keriuhan manusia yang membuat hati sunyi, perlahan mereda seiring pekat malam yang mulai…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Bercermin dari Sosok Bambang Ekalaya

Ini adalah posting pertama saya di tahun 2012. Semua orang berbahagia merayakan pergantian tahun, masih sama dengan tahun – tahun yang sebelumnya. Resolusi – resolusi lama yang dianggap baru dibuat dan kemudian dilupakan lagi sebelum bulan juni, hal lama yang selalu terjadi sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya Bagi mereka yang masih kuliah, ada yang di tahun ini menargetkan bisa mempelajari…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Menulis, menulis, dan menulislah. Sungguh Tuhan itu Maha Penerbit

Halo, Apa kabar? Alhamdulillah ya sesuatu . Saya bingung kepengen nulis apaan? Ada ide nggak sih ? Nggak ada.. Ya sudah.  😆 Ehem.. Nggak terasa, blog ini sudah menemani saya (ciee.. menemani ) semenjak pertama kali tulisan saya di  jaman-jaman kuliah  awal di  semester 1, judulnya Gerak jatuh bebas yang aneh yang ditulis pada tanggal 22 November 2007. Hampir genap…

Continue Reading→

Bingkai Kata, Keseharian

Dengarlah Setiap Apa Yang Dikatakan Padamu

Jumlah bintang di langit tak akan cukup menutup jumlah rinduku. Tebalnya kabut mahameru tak akan mampu menandingi tebalnya rasaku. Banyaknya debu di padang sahara tak akan mampu menganti banyaknya ingatanku padamu. Dengarlah apa yang dikatakan hujan pada bumi, dengarlah apa yang dikatakan awan pada langit, dengarlah apa yang dikatakan jantungku padamu.