Ijinkan aku menitipkan salam padamu cantik. Sembari meminta perkenan untuk mengenalmu. Sekedar bertanya kabar, atau bertukar cerita.
Tapi hanya sepatah, dua patah saja kau jawab pesan – pesan ini. Itupun jikalau aku beruntung. Mungkin waktu begitu memburumu. atau mungkin engkau sudah punya seseorang yang mengisi hatimu. Pasti dia istimewa. Pasti. Tidak seperti aku yang bahkan mendekatimu saja sering tak bernyali
Andai saja waktu mau sedikit saja berbesar hati memberiku kesempatan untuk mengenalmu. Mungkin aku tidak menjadi sebodoh ini. Andai saja jarak tak sesombong ini. Mungkin gelisah tak perlu berpeluh untuk menunggu. Andai saja malam mengijinkanku mencuri masuk ingatanmu.
Namun aku bisa apa? Aku bisa hanya tersenyum panjang. kepada sepi dini hari. Bumi masih berputar pada orbitnya. Begitupun gerak hati. Pada saatnya, akan tiba saat muncul rasi bintang, di kedalaman langitmu. Memberi petunjuk arah bagi pelaut yang ingin berlabuh sepertiku.

