Setelah sekian lama menunda – nunda. Mulai dari minggu kemarin saya memulai kembali rutinitas yang dulu saya sering lakukan pas masa kuliah, yaitu lari pagi. Ya, dulu, waktu masa kuliah, setidaknya seminggu tiga kali melakukan rutinitas lari pagi. Tidak jauh. Hanya 1-2 km. Namun kan tidak penting seberapa jauh. Yang penting adalah seberapa teraturnya. 🙂
Namun seiring waktu, rasa malas mulai menyergap. Rutinitas seperti itu hampir tidak pernah saya lakukan lagi semenjak bekerja. Paling sebulan sekali. Itupun juga nggak tentu. sifatnya bukan rutinitas lagi. Alasannya sih klasik. Yaitu tidak punya banyak waktu. :mrgreen:.
Namun, sungguh berdosa, jika hidup ini dihabiskan hanya dengan bermalas-malasan. Banyak hal produktif yang bisa kita lakukan. Oleh karena itu mulai minggu kemarin saya sudah menyicil untuk menjalani rutinitas itu. Alhasil, saya merasakan badan saya yang lebih bugar, juga pikiran lebih yang lebih fresh.
Ya, Sejarah akan berulang. Namun waktu tidaklah berputar. Matahari esok masih akan terbit lagi, namun tidak pernah pada pagi yang sama. Pagi ini hanya sekali hadir dan takkan pernah kembali, selalu saja berbeda dari pagi kemarin, dan sungguh berlainan dengan pagi keesokan harinya
Karena itu jangan sia-siakan setiap pagimu, Mari berlari 🙂