Bingkai Kata

Sembunyi – Sembunyi

Sembunyi – sembunyi, ku lewati jalan sunyi ini . Tanpa seorangpun tahu, tiada satupun perduli. Sendirian kulewati jalan-jalan setapak ini sepenuh hati.  Tanpa seorangpun mengerti, tiada satupun yang memahami. Menyusuri taman-taman hingga padang  gersang sepi

Mereka yang melihat hanya sanggup tersenyum atau mencaci. Tak buatku sedikit bersenang atau membenci. Karena tujuan hanya satu, dan untuknya aku masih disini.

Tuan-tuan, Hidup itu adalah mencari. Apa yang dicari dalam jaman kegelapan ini selain Cahaya tersembunyi. Tak usah tuan – tuan hirau, biarkan aku begini. Biarkan aku tak teramati di sudut – sudut kedalaman hati.

Bukankah itu keindahan? Keindahan ada pada setiap yang tersembunyi, sebagaimana kata – kata dalam puisi hanyalah jalan dari keindahan  yang sebenar-benarnya ada tersembunyi di masing – masing hati manusia

Pun, ketika aku mencintaimu, sengaja ku sembunyi – sembunyikan ia dari kata-kata. Kutunjukan dengan hati dan perasaan. Sebagaimana kita sama pahami, kasih. Karena apa yang berasal dari hati, hanya sanggup dirasakan oleh hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.