Uncategorized

Akan Berapa Tahun Usianya?

Genap satu tahun sudah, bekerja di Tangerang. Melewati siang, merenungi malam. Bermacet – macet dengan sibuk udara ibukota. Melihat bermacam – macam ragam warna bentuk manusia.

Mereka bekerja dengan peluh. Dengan harapan besar mampu berbahagia melaui apa – apa yang diraih itu.

Manusia – manusia ibukota, berpikir keras, dengan segala perhitungannya, berinvestasi,. menanam modal, bahkan asuransi untuk mencegah resiko- resiko untuk puluhan tahun, bahkan – jika bisa – ratusan tahun kedepan.

Begitu terfokusnya mereka, lalu mereka lupa, tidak berinvestasi lebih panjang lagi, terhadap yang lebih pasti lagi dari itu semua. Itulah Mati.

Ya, mati-matian manusia mencari sesuatu yang tidak bisa dibawa mati. Padahal jelas – jelas tidak ada sesuatu yang lebih pasti dari yang namanya mati. 

Manusia modern yang katanya terpelajar, memang aneh. Mereka katanya percaya Tuhan, namun sibuk sekali membangun dunia, dengan asumsi dunia itu adalah final dan segalanya. Padahal dunia disiapkan Tuhan sebagai perangkat, sebagai fasilitasnya, bukan produk. Produknya itu akhirat.

Perhitungan manusia modern benar – benar dipertanyakan. Membangun sesuatu yang ‘nanggung’. Katanya,  Ingin sukses, berprestasi, nama baik. popularitas, nama besar dalam sejarah.

Memang nanti, buku sejarah akan berapa tahun usianya??

Tagged ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.