Keseharian

Pemuda Masa Depan Negeri

Suatu ketika seorang dosen bertanya kepada mahasiswanya Siapa diantara kalian yang akan menjadi seorang peneliti, ahli nuklir, dokter bedah, anggota parlemen, duta besar, menteri, Presiden yang termasuk dalam orang – orang besar yang berpengaruh di negeri ini? Pertanyaan sang dosen hanya dijawab suara -bisikan, tertawa kikih dan beberapa seretan kaki. Lalu dosen tersebut bertanya lagi Siapa lagi kalau bukan kalian?!

Keseharian, Perenungan

Hari – Hari Yang Sibuk

Sudah lama sekali saya tidak mengupdate blog saya ini yang  mungkin disebabkan kesibukan kuliah saya akhir – akhir ini. Bagaimana tidak, satu minggu ini terhitung setidaknya empat laporan praktikum yang harus diseleseikan. Ini belum termasuk tugas – tugas lain yang harus diseleseikan. Belum lagi jabatan saya di Himpunan Mahasiswa Elektronika – Instrumentasi sebagai Ketua Umum   semakin menambah saja kesibukan yang…

Continue Reading

Keseharian

Selalu Mengeluh..

Saya terihat beberapa waktu yang lalu, di kala cuaca Jogja sangat panas – bahkan pada malam hari. Waktu itu, sambil membaca – baca buku kuliah saya asyik mendegarkan sebuah acara di salah satu stasiun radio melalui pesawat radio yang ada di kamar kos saya. Penyiar radio waktu itu juga mengeluhkan kondisi cuaca jogja yang panas. Tidak hanya sang penyiar, bahkan…

Continue Reading

Keseharian

April, kelahiranku…

Kehidupan manusia selalu timbul dan tenggelam diwarnai berbagai frase – frase cerita yang berawal dengan tangis dan diakhiri pula dengan tangis. Semua insan mau tidak mau, suka atau tidak suka, haruslah menerimanya. Sebuah Takdir yang telah ditetapkan untuk kita.

Keseharian, Perenungan

Jiwa, akal, tangis, senyum..

Aku telah lupa berapa kali ku menjadi saksi siklus peredaran matahari. Akupun tak teringat berapa kali aku menjadi saksi akan pergantian musim. Akupun juga belum mengerti meskipun jagad arcapada telah berulang kali melakonkan berbagi epik drama kehidupan. Jiwa, akal, tangis, senyum. Semua variable ini membelengguku dalam semua kungkungan penjara yang sempit. Ketikaku tengok masa lalu, kumelihat hitam putih hidup yang…

Continue Reading

Keseharian, Sosial Politik

Pemilu dan Mid Test..

Hari ini di tanggal 9 April 2009, sebuah pesta demokrasi digelar di Indonesia. Bangsa Indonesia diberikan kesempatan untuk memberikan suaranya guna memilih wakil – wakil mereka yang akan duduk di Parlemen. Pemilu ini, merupakan pemilu ketiga setelah rezim orde baru tumbang. Pemilu ini juga menentukan siapa yang akan menjadi calon Presiden dengan masa jabatan 2009 – 2014. Indonesia merupakan negara…

Continue Reading

Perenungan

Mengenal Diri

“Barang siapa yang mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhannya” Tulisan ini saya buka dengan sebuah pertanyaan. Siapa yang lebih dekat dengan kita? Sahabat karib kitakah? Saudarakah? Atau siapa? Sungguh, tiada yang lebih dekat dengan diri kita melainkan diri kita sendiri. Karena itulah mengenal diri sendiri menjadi sesuatu yang sangat penting dan esensial. Karena pengetahuan tentang diri adalah sebuah kunci…

Continue Reading

Fisika

Radioaktivitas – Positron

Jika Perbandingan neutron terhadap proton terlalu rendah sedangkan emisi partikel alfa tidak begitu energitik, pada suatu kondisi tertentu suatu inti astabil akan mencapai stabil dengan memancarkan positron. Tetapi apakah itu positron? Positron merupakan suatu partikel beta bermuatan positif. Hampir tidak ada yang membedakannya dengan partikel beta ataupun dengan suatu elektron biasa. Positron memliliki massa 0.000548 atomic mass unit serta bermuatan…

Continue Reading

Keseharian, Perenungan

Bagaimana Jadinya

Bagaimana jadinya jika kita terlahir tanpa mata dan telinga? Tiada bisa melihat cahaya ataupun mendengar segala alunan nada. Tiada lagi warna – warna yang terlihat ataupun kicauan burung dan suara gemericik air. Bagaimana jadinya jika kita terlahir tanpa tangan dan kaki. Tiada mampu berjalan meskipun selangkah ataupun menyentuh apa yang ada di depan mata

Keseharian

Lebih dari Hela Nafasku

Saat ku terhanyut dalam samudera imaji, kucoba ‘tuk menghalau segala rasa yang ada. Namun semakin kuat ku menghalau, semakin kuat pula ‘ku terbawa oleh pesona dirimu.