Bagaimana jadinya jika kita terlahir tanpa mata dan telinga? Tiada bisa melihat cahaya ataupun mendengar segala alunan nada. Tiada lagi warna – warna yang terlihat ataupun kicauan burung dan suara gemericik air.
Bagaimana jadinya jika kita terlahir tanpa tangan dan kaki. Tiada mampu berjalan meskipun selangkah ataupun menyentuh apa yang ada di depan mata
Sanggupkah kita jika selalu dihiraukan dan dikucilkan? Selalu terpinggirkan dan tak pernah terpikirkan orang dalam semesta arcapada. Tiada mampu menikmati apa yang semua orang selalu rasakan.
Berulangkali aku mencoba mengingatkanmu akan hal ini. Namun berapa kali pula engkau menghiraukannya. Semua yang engkau rasakan, sentuh, dengar dan lihat adalah nikmat tak terhingga dari Yang Maha Kuasa.