Keseharian

Melihat Kembali Tedy dalam tulisan

Tidak terasa, sudah hampir menjelang satu tahun saya aktif ngeBlog . Itu berarti hampir satu tahun pulalah umur blog saya yang berjudul Tedy dalam tulisan ini. Tidak terasa saya telah menulis sebanyak 80 tulisan, dengan tema mulai keseharian saya, fisika, dan tema – tema lainnya. Sedikitnya ada 10.224 pengunjung yang rela mampir atau secara tidak sengaja nyasar ke blog saya ini.

Awalnya saya terinspirasi pada sebuah weblog bernama febdian.net. Dimana Febdian Rusydi, pengelola blog tersebut sering memposting beberapa tulisan tentang fisika dan berbagai macam tema lainnya. Disitulah awal ketertarikan saya dengan yang namanya fisika. Akhirnya, entah karena jodoh atau takdir Allah, sayapun berkuliah di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – BATAN. Sebuah Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Badan Tenaga Nuklir Nasional.

Beberapa bulan setelah kuliah perdana, tepatnya waktu Ujian Tengah Semester 1, sayapun berniat mengikuti jejak Febdian Rusydi untuk menulis dan mengelola sebuah weblog. Awalnya saya tidak begitu tertarik dengan apa yang disebut blog, selain itu saya juga ragu dengan kemampuan saya menulis. Akhirnya pada tanggal 22 Nopember 2007, saya memposting tulisan pertama saya yang berjudul Gerak Jatuh Bebas yang Aneh di blog pertama saya yang bernama Tedy dalam tulisan. Alhamdulliah tulisan saya yang pertama ini menjadi salah satu tulisan yang paling aktif dan sering dikunjungi. Hal ini menandakan bahwa konten fisika masih sangat dicari oleh publik. Hal ini juga terjadi pada beberapa tulisan – tulisan bertema Fisika saya yang lain. Salah satunya adalah pada tulisan yang berjudul Perpindahan Muatan Listrik Statis.

Dalam menulis, saya tidak terlalu terpaku pada statistik kunjungan ke blog saya, meskipun terdapat sebuah kesenangan tersendiri jika kita mengetahui bahwa blog yang kita kelola ternyata dikunjungi oleh banyak orang seperti halnya saat tanggal 20 Oktober 2008 dimana menjadi hari tersibuk dalam sejarah Tedy dalam tulisan, yakni berhasil mencapai statistik  121 orang pengunjung. Namun sebenarya bukan itu yang menjadi prioritas. Yang sebenarnya menjadi prioritas adalah saya ingin mengasah kemampuan saya untuk menulis. Karena itulah saya berusaha selalu menggunankan kata – kata baku dalam tulisan saya, meskipun kadang sering tidak bisa dihindarkan untuk menggunakan kata – kata yang tidak baku. Alasannya adalah terkadang saya tidak menemukan kata baku yang bisa menggambarkan apa yang ingin saya kemukakan, disamping itu dengan menggunakan kata – kata gaul yang tidak baku, tulisan kita bisa menjadi lebih hidup. Namun dalam penulisan kata – kata tidak baku tersebut, saya berusaha untuk mengikuti kaedah bahasa indonesia dengan membuatnya tercetak miring.

Yang tersulit selama saya menulis adalah bagaimana caranya dengan menggunakan bahasa baku, kita bisa membuat pembaca tidak hanya mengerti, tapi juga tertarik bahkan juga turut merasakan apa yang saya rasakan. Tentu akan lebih mudah jika saya menggunakan kata- kata yang tidak baku, namun saya tidak menginginkannya, karena saya tidak ingin merusak tatanan bahasa indonesia kita yang tercinta ini. Saya sendiri sangat respect pada tulisan – tulisan disebuah blog bernama blogombal.org dimana penulisnya tidak hanya mahir membuat ide tulisan, namun juga membuat ide tersebut menjadi menarik untuk dibaca tanpa meninggalkan kaedah – kaedah penggunaan Bahasa Indonesia yang benar dan tepat.

Selain ingin mengasah kemampuan saya menulis. Dengan menulis di blog ini, saya juga bertujuan ingin menyumbangkan ilmu yang dititipkan Allah kepada saya. Karena itulah dalam beberapa tulisan, saya membahas beberapa topik yang berkenaan tentang fisika. Harapan saya adalah agar tulisan – tulisan saya ini mampu menambah kepustakaan Berbahasa indonesia yang jumlahnya menurut saya masih sangat sedikit. Hal ini tentu itu sangat menyulitkan bagi mereka – yang belum memahami bahasa asing, namun ingin mencari informasi yang berkenaan dengan fisika. Hal ini pernah menjadi pengalaman pribadi saya, dimana begitu sulitnya mencari referensi berbahasa Indonesia di Internet. Saya tidak ingin kesulitan yang sama terulang pada adik – adik saya atau bahkan anak cucu saya nantinya.

Pada akhirnya saya berterimakasih kepada 201 Komentar yang masuk, yang merupakan bukti aspresiasi mereka terhadap tulisan – tulisan saya. Dan juga 105 komentar yang diidentifikasi sebagai spam, mereka telah sudi menghabiskan waktunya untuk menjadikan blog saya sebagai sasaran spam. Terimakasih untuk semunya, semoga tulisan saya ini bisa memberikan manfaat, apapun bentuknya.

Amiin..

Tagged , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.