Energi Nuklir, Fisika, Sains dan Teknologi

Nuklir, apa dan kenapa?

Mendengar kata Nuklir, tentu bayangan kita adalah sebuah senjata pemusnah massal yang mengerikan. Jadi jika anda belajar ilmu nuklir maka dibayangan orang adalah anda sedang belajar membuat sebuah senjata pemusnah massal yang nantinya digunakan untuk perang. Bahkan yang lebih ekstrim lagi, jika anda belar ilmu tentang nuklir maka dibayangan orang adalah anda sedang belajar bagaimana cara merakit bom – singkatnya anda belajar jadi teroris. :))

Ada juga orang tidak tahu yang mengatakan, ngga perlu belajar (baca: kuliah) dalam bidang teknologi nuklir, prospeknya kurang jelas.

Setidaknya itulah yang pernah saya dengar tentang bagaimana pendapat orang (awam) tentang Nuklir. Mereka seperti itu, karena tidak tahu, jadi kita perlu memberikan penjelasan. Nah, kita sebagai seorang Mahasiswa, dan sebagai orang dengan berpendidikan tinggi haruslah tahu cara menyikapi hal seperti ini. Seorang bijak mengatakan

Janganlah kita memakan lebih dari yang bisa kita kunyah

Artinya adalah jangalah kita mengatakan sesuatu diluar kapasitas kita. Apa yang kita katakan haruslah didasarkan pada data dan fakta yang valid. Jika tidak tahu, jangan malu mengatakan

saya belum tahu dan saya berusaha akan mencari jawabannya

janganlah karena pengen dikira tahu, lalu anda mengarang jawaban yang padahal anda sendiri tidak mengerti. Jika begitu jadinya, Apa kata dunia!! begitu Naga Bonar sering berkata.

Karena itu, mari kita cari tahu jawabannya apa itu Nuklir. Nuklir berasal dari kata Nucleus yang berarti inti atom, sebagaimana yang telah kita pelajari di SMA inti atom terdiri dari Proton dan Neutron. Jadi nuklir adalah ilmu yang mempelajari reaksi yang terjadi di inti atom. Lalu apa yang istimewa dari inti atom sehingga haruslah dijadikan sebuah disiplin ilmu sendiri?

Silahkan anda membaca pada tulisan saya sebelumnya, untuk mengetahuinya

Energi Nuklir yang besar

Untuk memahami besarnya energi yang dihasilkan dari reaksi nuklir maka kita harus membandingkan dengan energi yang dihasilkan bahan bakar fosil seperti batu bara , minyak bumi, dan gas alam.

Ambil contoh batu bara yang merupakan bahan bakar fosil yang digunakan paling luas untuk menghasilkan listrik. Hasil pembakaran batu-bara sebagian besar dari reaksi kimia C + O2 –> CO2 . Sedangkan energi Nuklir yang dihasilkan dari reaktor daya PLTN umumnya berasal dari reaksi neutron + uranium235 –> fisi. Sedangkan jika dilihat dari hal energi yang dihasilkan, energi yang dibangkitkan dari reaksi kimia untuk tiap pembakaran atom karbon adalah  4 eV  sementara untuk fisi uranium dihasilkan 200 juta eV alias 200 MeV.

Sekarang kita bandingkan dua pembangkit listrik dimana yang satu PLTU dan yang lain adalah PLTN. Keduanya memilki daya listrik 1000 MW(e). PLTU Batu bara menggunakan 10000 ton bahan bakar perharinya sedangkan PLTN dengan daya yang sama memerlukan 20 ton pertahun. PLTU batu bara memerlukan suplai teru- menerus kira – kira 100 ton tiap hari agar dapat beroperasi kontinu. sedangkan PLTN tidak memerlukan suplai kontinu. Setelah pengisian awal, maka shut down untuk pengisian kembali dilakukan setelah 12 hingga 24 bulan itupun hanya seperlima  hingga seperempat bagian bahan bakar yang diganti

Namun berbeda dengan sampah yang dihasilkan. Sampah radioaktif dari PLTN sangatlah bersifat toksik daripada sebagian besar sampah hasil pembakaran batu bara, tetapi toksitas tersebut diimbangi dengan jumlahnya yang kecil dibandingkan dengan sampah hasil pembakaran batu bara.

Jika pemrosesan ulang dilakukan untuk memisahkan uranium yang tak terpakai dari bahan bakar nuklir yang telah terpakai, maka jumlah sampah radioaktif tinggi untuk PLTN 1000MW(e) adalah kurang dari 10 ton per tahun. Ini kontras dengan PLTU batu bara dimana 5% lebih dari batu – bara yang dibakar menjadi abu dan harus dihilangkan dan disimpan di landfill atau dimanapun yang memiliki  laju lebih dari lima railroad berkapasitas 100 ton tiap harinya. Ini belum termasuk 100 ton sulfur dioksida, sejumlah merkuri, timbal,  dan berapa takmurnian yang dilepas ke lingkungan. Tetapi dampak terbesar terhadap lingkungan dari pembakaran bahan bakar fosil adalah pemanasan global yang disebabkan jutaan ton CO2 yang dilepaskan ke atmosfir tiap hari untuk PLTU batu bara dengan daya 1000MW(e)

Manfaat Teknologi Nuklir yang lain

Manfaat penggunaan Nuklir sangatlah luas tidak hanya melulu masalah energi yang besar yang dihasilkannya, namun juga bisa digunakan untuk aplikasi medis seperti sinar-X, Kamera Gamma, RIA .  Selain itu juga bermanfaat untuk aplikasi industri apakah itu industri pertambangan ( gamma – gamma loging), industri kertas, industri pengawetan makanan, pertanian, bahkan jasa inspeksi ( Uji tak rusak ) .

Disamping begitu besarnya manfaat dari teknologi Nuklir, terdapat potensi bahaya  di dalamnya yang berupa bahaya radiasi pengion. Karena itulah penguasaan akan teknologi Nuklir sangatlah penting sehingga kita bisa menggunakannya untuk kesejahteraan masyarakat dan sekaligus mampu menekan bahaya dan pula resikonya.

Penggunaan Teknologi Nuklir

Karena resiko bahaya dari teknologi nuklir ini maka penggunaan teknologi nuklir perlu diatur sehingga dapat meminimalisir bahaya yang mungkin terjadi, badan pengawas penggunaan teknologi nuklir di indonesia disebut dengan BAPETEN. Setiap peralatan yang menggunakan aplikasi teknologi nuklir haruslah diatangani oleh personel berlisensi yang dikeluarkan oleh BAPETEN beberapa diantaranya adalah SIB PPR (Surat Izin Bekerja Petugas Proteksi Radiasi) dan juga SIB OR ( Surat Ijin Bekerja Operator Radiografi) . Bagaimana jika ada instansi/industri yang melanggar yakni menggunakan peralatan yang menerapkan teknologi nuklir namun tidak ditangani personel yang berlisensi? Tentu industri/instansi tersebut bisa terkena sanksi dari BAPETEN.

Belajar Teknologi Nuklir

Setelah mengetahu tentang teknologi nuklir, dan anda tertarik untuk belajar tentang teknologi yang satu ini. Ada dua tempat yang mengajarkan teknologi Nuklir di Indonesia pertama  Teknik Nuklir di UGM yang sekarang dilebur bersama Jurusan Teknik Fisika dan yang kedua di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – BATAN yang merupakan satu – satunya perguruan tinggi di Indonesia yang khusus mengajarkan Teknologi Nuklir. Di tempat yang kedua ini dibuka dua jurusan yakni Teknofisika Nuklir dan Teknokimia Nuklir. Di Teknofisika Nuklir sendiri dibagi menjadi dua prodi yakni Elektronika – Instrumentasi dan Elektromekanik. Sedangkan di Teknokimia Nuklir hanya ada prodi Teknokimia. Dengan adanya program studi ini mahasiswa selain belajar teknologi nuklir dapat juga belajar disiplin ilmu yang lain berdasarkan prodi yang diambil untuk diaplikasikan dalam penggunaan Teknologi Nuklir.

Di STTN BATAN ini pula para lulusan mendapatkan lisensi dari BAPETEN berupa Surat Ijin Bekerja  Petugas Proteksi Radiasi (SIB –PPR) sehingga dapat langsung bekerja di instalasi yang menerapkan Teknologi Nuklir

Sumber

Elmer E. Lewis Fundamentals of Nuclear Reactor Physics.

Glasstone, Samuel.The Elements of Nuclear Reactor Theory. D Van Nostrand Company Inc.

Tagged , ,

6 thoughts on “Nuklir, apa dan kenapa?

  1. Salut buat generasi muda yang mau mempelajari tentang nuklir.Kalau mas Tedy sendiri ambil jurusan apa mas ? Robot yang bisa menjinakkan nuklir ya mas ?

    ________
    Tedy : Saya jurusan Teknofisika Nuklir pak, program studi elektronika instrumentasi 🙂
    semoga saja saya bisa bikin robot yang demikian pak 🙂

  2. thanks….
    kapan diaplikasikan dan diterapkan dinegara ini…
    supaya masyarakat dpt segera memanfaatkan, merasakan tehnologi nuklirrr…
    _____
    Tedy : sudah diaplikasikan mas melalui bidang medis, industri dll
    namun untuk sektor energi terutama PLTN, itu bergantung kebijakan politik pemerintah 🙂

  3. Mantap banget ni Kak…
    Sangat bermanfaat ni..

    Kak..
    Gimana ni caranya dapatkan template ini…?
    Bagus ni, saya pingin template ini..

    Mampir ke blog sederhana saya ya..?

    _________
    Tedy : Terimakasih
    template ini tersedia di wordpress silahkan cari di menu tampilan
    ya..insyaAllah saya akan mampir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.