Elektronika dan Robotik, Keseharian, Sains dan Teknologi

Robotic Operating System – Pertemuan Pertama

rosPertama saya mendengar ROS (Robotic Operating System) adalah sekitar 6 bulan lalu pada sebuah forum diskusi di sebuah kursus online yang diadakan Technische Universitat Munchen melalui edx.org dengan bahasan Autonomous Navigation For Flying Robots. 

Kemudian beberapa bulan berikutnya saya melihat video pengajaran tentang Visual Navigation For Flying Robots di website Computer Vision Group TUM. Dalam kuliahnya dijelaskan, bahwa praktikum mereka menggunakan ROS. Beberapa implementasi dari Computer Vision juga digunakan pada framework tersebut. Namun sayang tidak ada video yang dipublikasikan tentang  bagaimana mereka menggunakan ROS pada sesi praktikumnya

Parrot AR Drone 2.0

Karena penasaran, saya akhirnya tertarik dan mulai mencoba – coba untuk membuka websitenya resminya dan searching di beberapa referensi di internet. Belum banyak memang literatur yang bisa didapatkan,  terutama bagi pemula. namun untuk pengetahuan dasar,  tutorial di wiki-nya saya rasa sudah cukup membantu saya memahami, mulai dari instalasi hingga pemahaman konsep arsitekturnya, meskipun  seringkali saya nyasar, trial and error, dan berhari – hari nangkring di depan komputer.

Sayang sekali, untuk literatur berbahasa Indonesia tidak ada yang membahas atau mengulasnya. Mungkin ROS belum banyak dipakai (jika tidak ingin dikatakan hampir tidak ada) oleh komunitas ataupun perguruan tinggi di Indonesia. Entahlah, karena saya tidak memiliki akses untuk melihat seberapa jauh penetrasi ROS di Indonesia.

Dari beberapa literatur yang saya peroleh ROS adalah :

ROS is an open-source, meta-operating system for your robot. It provides the services you would expect from an operating system, including hardware abstraction, low-level device control, implementation of commonly-used functionality, message-passing between processes, and package management. Italso provides tools and libraries for obtaining, building, writing, and running code across multiple computers.

Rovio Wowwe,
Rovio Wowwe

Terjemahan saya, ROS adalah sebuah  meta-operating system yang bersifat open source yang dapat digunakan untuk robot yang kita punya. Ia menyediakan service yang kita harapkan ada dari sebuah sistem operasi , termasuk abstraksi perangkat keras, kendali perangkat tingkat bawah, implementasi dari fungsi-fungsi yang biasa digunakan, penyampaian pesan/data diatara proses serta management package. ROS juga menyediakan alat dan library yang memungkinan kita untuk mendapatkan, membangun, memprogram hingga menjalankan program melalui banyak komputer

Dalam websitenya, banyak robot yang ada telah dikembangkan sehingga mampu berjalan dalam framework ini, beberapa diantaranya adalah TurtleBot, Parrot AR Drone 2.0, Rovio Wowwe,  Lego NXT dan masih banyak  yang lain.

Wow, keren bukan. Mempelajari dasar tutorial di wiki-nya saja, saya sudah bisa membayangkan berapa banyak project yang bisa diciptakan dari framework ini. Untuk bisa menginstall ROS, direkomendasikan untuk menggunakan Sistem Operasi Linux Ubuntu. Saya menggunakan Ubuntu 12.04 LTS, distro ROS yang saya install fuerte dan Groovy, karena sudah cukup banyak literatur di Internet  yang menggunakan distro ini.

Unofficially, ROS juga tersedia dalam bentuk Virtual Machine, sehingga untuk menggunakan ROS kita cukup menginstal Virtual Box dan menjalankan image VM nya. Lebih praktis, jika kita masih ingin mencicipi ROS sebelum menginstalnya secara native.

Tagged , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.