Bingkai Kata, Keseharian

Seseorang yang Hatiku Mencintainya

Hari ini langit begitu kelabu, seolah mengerti akan hati jiwa ini yang sedang kelu. Sedih hati, tidak terasa oleh makna. Udara malam ini laksana busur panah yang melepaskan anak panah dinginnya hingga menikam seluruh tulang-tulangku

Meski engkau dekat, tetapi kenapa masih ada jarak hati diantara kita. Mencoba meraihmu, tapi kenapa selalu ragu? Duh, seandainya engkau tahu bagaimana berkecamuknya hatiku tentangmu. Kau telah meracuni seluruh trombosit darahku. Kau telah tumbuh di tanah jiwaku. Bersemi dan berbunga dengan semerbak, namun kenapa selalu enggan kau petik tangkai ini?

Maukah engkau lihat malam-malam yang selalu memperbincangkan betapa hati ini luluh latak karenamu. Setiap bintang di malam itu selalu menyampaikan salamku padamu.

Duh Tuhanku, aku hanyalah sebuah karakter dalam novel-Mu yang sama mustahilnya dengan kisah fiksi yang lain, Sudikah kiranya Engkau berkenan menuliskan cerita dalam frase hidupku dimana aku bertemu-hati dengan seseorang yang hatiku mencintainya.

Tagged , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.