Pandangan mataku masih kulayangkan di jendela bus di sampingku. Mengharapkan ada sesuatu yang baru dapat kutemui saat itu. Mengamati toko-toko yang berjajar, kantor – kantor dan bank serta bangunan – bangunan lain di pinggir jalan, juga kendaraan bermotor yang berebut jalan – seperti anak kecil yang berebut kue. Mungkin memang mereka adalah anak kecil, yang begitu gemar bermain klakson tanpa bisa menggunakan nalarnya bahwa jalanan…
Tag: rosmarun
Proxima Centauri (Bagian ke – 10)
Alarm ponselku berdering tiba – tiba, bergetar mengagetkanku yang tadinya larut dalam tidur. Spontan tanganku meraih ke arah sumber bunyi itu. Dengan mata yang masih setengah terbuka aku menengok jam duduk di dekat tempatku tidur, masih belum terlihat jelas namun samar dari jarum panjang dan pendeknya aku menebak kalau sekarang jam tiga pagi. Suasa masih sepi, hanya ada desis kipas angin di kamarku yang sebentar berputar ke…

