Keseharian

Ritme Baru

images (1)Halo. Lama ya tidak update lagi blog ini. Saya sedang berusaha untuk menghilangkan rasa malas untuk menulis lagi, Sayang saja, sudah hampir 9 tahun blog ini ada – menemani saya  mulai dari awal masuk kuliah hingga kini berkerja secara profesional di tahun ke 6, masa harus berhenti sekarang?

Apa kabar?

Kabarku? baik.. sudah hampir satu bulan ini saya pindah kerja, kini di perusahaan IT Finasial di Jakarta, namun tempat tinggal masih ngontrak di Tangerang, (karena kontrakan yang lama belum habis, jadi sayang kalo ditinggal).

Tapi sebenarnya tidak menjadi masalah kita berada di mana, asalkan itu menambah ilmu, dan terus membuat kita untuk belajar.

Never stops learning, because life never stop teaching

Orang boleh berhenti sekolah, asal jangan sampai ia berhenti belajar, begitu kata Gus Mus, seorang kiai asal Rembang. Namun menyesuaikan diri di tempat baru itu bukanlah sesuatu yang mudah seperti kelihatannya, ia memerlukan stamina yang prima. Tidak hanya stamina untuk belajar, namun stamina untuk beradaptasi dan terus bergerak dengan cepat.

Saya agak sedikit kewalahan untuk mengikuti ritme baru ini, bukan karena pekerjaannya, tapi karena kontrakan saya masih di tangerang, jadi harus menjadi seorang komuter yang bolak balik tangerang jakarta. Praktis membuat saya tidak sempat melakukan apa – apa, terutama untuk ngurusin side-project dan eksplorasi hal baru yang biasa saya lakukan sebelumnya.

Bahkan saat saya membuat tulisan ini, badan saya masih pegel-pegel, mungkin karena kecapekan, atau bisa jadi kurang olahraga. Tapi semoga ini tidak berlangsung lama, semoga tidak sampai 3 bulan setelah ritmenya ditemukan, perlahan saya akan memulai kembali banyak pekerjaan sampingan yang kini terbengkalai. Semoga..

Saya teringat sebuah kalimat dari Imam Syafi’i yang kemudian saya rangkai ulang menjadi sebagai berikut

Air yang jernih tidak akan terlalu lama berkubang di tempat yang sama, ia harus terus mengalir menemui takdirnya menuju samudera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.