Keseharian, Perenungan

Masalah – 2

Tulisan ini menjelaskan tulisan singkat saya sebelumnya. Kita semua, manusia dalam hidup,  pasti pernah – bahkan sering mengalami rasa kecewa, sakit hati dan keputus-asaan. Ini adalah suatu sikap yang wajar- wajar saja dan normal, karena  memangTuhan menciptakan manusia dengan segala kesempurnaan dan juga keterbatasan. Kegagalan, sakit hati dan kekecewaan memang harus dialami manusia sebagai sebuah proses. Proses menuju manusia yang…

Continue Reading→

Perenungan

Masalah..

Hidup saya kok banyak masalah ya mas? lah, biar ngga kebanyakan tinggal dikurangi, Lah. trus gimana cara ngurangin masalah saya?? Ya jangan sampe dijadiin masalah. iya, tapi sulit. benar, karena kamu yang mempersulitnya terus agar mudah mudah gimana caranya?? lah sudah jelas to. Biar mudah jangan dipersulit. iya tapi kok saya  susah ya menjalaninya.. Nah jelas kan? Masalah sebenarnya ya…

Continue Reading→

Bingkai Kata, Keseharian, Perenungan

Duh Tuhan..

Belum – belum sudah sore, sebentar lagi malam. Belum- belum sudah berganti hari. Belum-belum matahari terbenam. Padahal belum apapun yang kuperbuat. Bagaimana duh Tuhan? Sebentar – bentar sudah pagi. Sebentar- bentar  sudah berganti hari. Sebentar – bentar berganti bulan. Sebentar – bentar berganti Tahun. Padahal belum ada perbaikan apapun yang kulakukan, Bagaimana duh Tuhan?

Energi Nuklir, Keseharian, Perenungan

Let’s Pray For Fukushima 50

Kita tidak tahu nama mereka, bagaimana wajah mereka, keluarga mereka, atau kisah – kisah pribadi mereka. Tidak dari satupun yang kita kenal. Mereka tidak kita kenal, berada di negara yang jauh, dan sedang melakukan sesuatu yang tidak kita pikirkan

Keseharian, Perenungan

Lihat Nanti di Bulan Syawal…

Tulisan saya ini sekarang dibuat di kota kelahiran saya, bukan di Otawa, Kanada, bukan pula di Bonn, Jerman, tapi di Kediri, yang berada di propinsi Jawa Timur – Indonesia. kota kecil memang, tapi hati dan jiwa masyarakatnya selalu besar. Begitupun impiannya, seperti impian saya yang saya sendiri juga heran – kenapa kok selalu memimpikan sesuatu besar. Padahal saya sendiri hanyalah…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Hakikat Puasa Itu?

Alhamdulillah, sudah 12  hari bulan ramadhan ini telah kita jalani bersama. Bulan ramadhan begitu indah, semua amalan ibadah terasa nikmat sekali. Di siang hari kita diwajibkan berpuasa dan dimalam harinya dihiasi dengan semarak suasana masjid. Jika ingin dilihat dari sisi agama, saya ga ahli dalam masalah itu, silahkan nanya ke pak ustadz 🙂 . Namun mari kita sedikit analisa, kenapa…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Tradisi Berngawurlintas

Tulisan ini saya buat jauh hari sebelum saya berangkat Kerja Praktek dan dipublikasikan dengan cara penjadwalan otomatis. Kenapa demikian? Saya hanya khawatir jikalau nanti tidak sempat untuk membuka internet, ataupun jika sempat mungkin saya tidak sempat membuat tulisan dikarenakan kesibukan membuat Laporan Kerja Praktek. Doakan saja, semoga yang saya lakukan ini mendapatkan kelancaran dan ridho dari-Nya. 🙂 Tidak terasa tiga…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Final Year?…Fiuh..

Ngga terasa, sekarang adalah tahun terakhir kuliah. Final Year kata orang – orang sono bilang, perasaan sih baru kemarin di –OSPEK jadi mahasiswa baru..eh ternyata sudah mau lulus saja. Mungkin semacam itulah kata yang paling banyak dilontarkan mahasiswa di tahun akhirnya kuliah. Atau malahan cuman saya saja yang ngomong kayak gitu! Yah, sebelum terlambat, sebaiknya kita instropeksi diri lagi ,…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Sungguh Ironis…

Katanya sih, negeri ini krisis, tapi mengapa berton – ton  kontainer alat elektronik terbaru mulai dari televisi Handphone, Black Berry, Laptop selalu laku dan tidak pernah sepi dari pembeli. Katanya sih, BBM naik dan mencekik rakyat? Tapi kenapa di kota – kota besar masih macet dipenuhi mobil –mobil? Kenapa pula semakin banyak orang memiliki kendaraan bermotor, entah itu hasil kredit…

Continue Reading→

Keseharian, Perenungan

Jangan Rendahkan Kita..

Gambar berikut menampakkan keedanan dunia yang sudah mulai tua ini.  Yong Fai umur 8 tahun  diikat oleh ayahnya sendiri Yong Tsui , dengan rantai di tiang listrik di tengah Kota Wuhan. Ternyata sang ayah tersebut mencoba menjual anaknya  kepada orang asing yang lewat di sana. Kisah tragis ini bukan dongeng ataupun telenovela, ini benar – benar  terjadi di Cina. Sang…

Continue Reading→