Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan kulit sawo matangnya. Namun engkau mengingkarinya dengan memutih-mutihkan kulit menggunakan segala cara, mulai kosmetika ini itu hingga terapi buatan. Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan rambut hitamnya yang kaya akan pigmen. Namun engkau menolaknya dengan mewarnai rambutmu dengan bermacam perwarna artifisial. Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan mata hitam-nya. Namun engkau menghindarinya, dengan mewarnai-nya…
Tedy dalam tulisan
Never stop learning, because life never stops teaching.