Keseharian, Perenungan

Jiwa, akal, tangis, senyum..

Aku telah lupa berapa kali ku menjadi saksi siklus peredaran matahari. Akupun tak teringat berapa kali aku menjadi saksi akan pergantian musim. Akupun juga belum mengerti meskipun jagad arcapada telah berulang kali melakonkan berbagi epik drama kehidupan. Jiwa, akal, tangis, senyum. Semua variable ini membelengguku dalam semua kungkungan penjara yang sempit. Ketikaku tengok masa lalu, kumelihat hitam putih hidup yang…

Continue Reading