Keseharian

Khusus Dewasa

Ujian hari ini bisa disebut ujian horor semester ini. Kenapa horor?  Tidak lain dan tidak bukan karena film yang paling horor-pun tak kan mampu membuat saya begadang semalaman dan hanya tidur malam selama 1,5 jam. Yah, 1,5 jam!! Bagaimana menurut anda? Istimewa? Atau biasa saja. Bagi saya hal ini bukanlah hal yang istimewa namun tidak bisa juga dibilang biasa. Lha wong jelas – jelas hampir tidak tidur sama sekali, gitu kok dibilang biasa 😀

Mata kuliah kali ini cukup mendebarkan, selain karena sifatnya yang closed book namun juga karena bahan yang diujikan bejibun banyaknya. Tak ayal, sayapun sibuk menghafal materi – materi tersebut. Lalu bagaimana dengan mahasiswa yang lain? Entahlah saya sendiri tidak paham dan juga tidak tahu, saya percaya masing – masing dari mereka telah dewasa dan tentu saja telah mengetahui dengan apa yang mereka lakukan, lalu bagaimana jika belum dewasa? Yah, setidaknya mereka bisa belajar dewasa. Lalu apa ukuran kedewasaan itu? Pertanyaan ruwet, karena saya sendiri tidak mengetahui apa standar dewasa itu.

Rasan – rasan tentang dewasa, ada orang yang menganggapi itu ditentukan oleh  usia, namun ada juga yang mengatakan usia tak berkorelasi dengan yang namanya dewasa. Ada juga yang mengatakan bahwa dewasa itu ditentukan apakah dia sudah khitan (untuk pria) atau belum?  Kalau sudah khitan berarti sudah dewasa, kalau belum, ya berarti belum. Jadi pertanyaannya apakah anak usia  7 tahun yang sudah khitan sudah boleh dikatakan dewasa?

Ada juga kubu yang mengatakan bahwa dewasa itu ditandai oleh datang bulan (untuk wanita) atau mimpi kecemplung empang (untuk lelaki, meskipun sebenarnya wanitapun juga bisa mimpi kecemplung empang :mrgreen: ). Masalahnya sekarang banyak anak umur 14 atau bahkan mungkin 12 tahun sudah mengalaminya, lha wong masih kelas 3 SD saja mereka sudah tahu tentang cewek cakep kok . Jadi mereka sudah dewasa dong?

Masalahnya kita sendiri sering bingung mengartikan kata dewasa? Ambilah contoh, banyak film kategori dewasa yang berarti hanya boleh ditonton oleh mereka yang tujuh belas tahun ke atas, ada juga versi lain mengatakan 18 tahun ke atas atau juga mungkin 20 tahun ke atas, atau bahkan tidak boleh ditonton sama sekali karena sudah kena guntingan lembaga sensor film :p .

Nah trus mana yang bener, akan ada dua jawaban  Pertama: “Udah,  bisa dikira-kira sendiri kan? Itu tergantung konteksnya.” Jawaban kedua: “Nyenggol nyowo nih anak, masalah gituan diomongin. Nggak penting!”  Sebenarnya memang ini bukan hal yang penting, karena memang disini tempatnya nulis yang ngga penting – penting. Kalo penting ya pasti udah dimuat  di surat kabar harian tho :p . Memang bukan tugas saya menjawab mana yang benar, karena ya semua jawabannya, kembali kepada kedewasaan anda masing – masing 😀

Tagged , , ,

1 thought on “Khusus Dewasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.