Bingkai Kata, Keseharian

Keluh Kesahku Yang Tertahan

Secara perlahan, aku melangkahkan jejakku dalam orbit hidup ini. Mencoba mengerti akan semua yang terjadi. Namun sekian lama aku mencoba, selama itu pula aku belum memahaminya. Segumpal kecil otak manusia tidak akan pernah cukup untuk bisa memahami tataran semacam ini.

Bagaimana aku harus bercerita kepadamu. Diriku sekarang sedang diliputi awan kelabu. Perasaaanku terdeferensial ke tingkat yang entah, aku tidak bisa memikirkannya lagi. Seluruh kata yang dimiliki jin dan manusia mungkin tidak akan mampu menggambarkan apa yang sedang melandaku sekarang ini. Apa yang kutulis hanyalah sebutir debu di gurun pasir sahara hati ini. Tidak akan pernah mampu menceritakan keluh kesahku yang tertahan

Tagged , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.