Bingkai Kata, Keseharian

Bagaimana Mungkin..

Purnama malam ini, mengingatku padamu. Lembut sinarnya adalah lembutnya perilakumu. Indah cahayanya adalah indah jiwamu. Dan keelokannya ialah keelokan parasmu.

Bagaimana aku harus melupakanmu, jika setiap partikel di sekitarku meperbincangkan keanggunanmu? Bagaimana mungkin aku bisa bersembunyi, jika sinar lembutmu menerangi seluruh arcapada ini? Dan bagaimana mungkin aku tidak akan menjadi gila jika setiap hariku selalu mengingat dirimu? Seorang gadis yang bermata indah yang memiliki wajah bak mentari pagi yang bersinar cerah, yang sinanrnya mencoba menggapai balik bukit untuk memecah kegelapan.

Jangan salahkan aku akan semua ini. Pemikiran logisku terbius di hadapanmu. Akal sehatku terkunci saat membicarakanmu. Semua apa yang mengalir dalam nadiku hanyalah darahmu. Setiap yang masuk ke dalam alveolusku adalah nafasmu.

Maafkanku akan semua ini. Sungguh aku tak mampu mengendalikan semuanya…

Tagged , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.