Engkau menyangka telah berlarian sampai ujung dunia. Mengitari bumi, menjelajahi benua dan mengarungi samudera. Namun tahukah bahwa engkau sebenarnya tidak sedang kemana – mana. Engkau hanya berdiam disini saja, tidak bergerak sedikitpun, meskipun hanya selangkah saja.
Dan lagi, Engkau mungkin mengira sedang melihat sesuatu.Namun sungguh itu hanya penampakan semu. Jangan tertipu akan semua itu. Engkau sedang menghadapi sebuah ilusi yang setiap saat selalu menghantui dan membuat dirimu tak akan bisa sembunyi. Engkau hanya akan selalu melihat fatamorgana dimana – mana. Sayang sekali, engkau selalu saja tertipu olehnya, menyangka semua ini sebagai realita, tidak perduli sudah berapa ratus kali aku mengingatkanmu akan hal ini.
Engkau sedang sibuk dengan semua ini dan mempertaruhkan semua demi ini dan terlupa akan sebuah fakta sesungguhnya bahwa ini sebenarnya hanyalah main – main saja. Dirimu sungguh telah dipermainkan, sehingga engkau hilang ingatan dan terpesona akan fantasi yang memperdaya ini.
Selalu ingatlah ini duhai teman! kita hanyalah fiksi belaka, janganlah tertipu oleh cerpen yang singkat ini. Sungguh mati, semua yang ada di depan yang engkau anggap nyata ini, sebenarnya hanyalah kamuflase belaka yang memperdaya.