Sebagaimana teori Dirac, setiap zarah memiliki anti zarah-nya, yang bila mereka bertemu, akan saling menghilangkan. Ketika positron dan elektron bertemu dalam sebuah ruang waktu lalu teranihilasi menjadi kilatan cahaya? Apakah takdir yang mempertemukan mereka? Ataukah semata kebetulan dari hitung-hitungan probabilitas kita? Apakah positron sengaja mencari elektronnya? Ataukah sebaliknya, elektron yang menemukan positronnya? Atau mereka berdua bertemu begitu saja, dalam ruang waktu buatan Tuhan? Hidup…
Tag: waktu
Duh Tuhan..
Belum – belum sudah sore, sebentar lagi malam. Belum- belum sudah berganti hari. Belum-belum matahari terbenam. Padahal belum apapun yang kuperbuat. Bagaimana duh Tuhan? Sebentar – bentar sudah pagi. Sebentar- bentar sudah berganti hari. Sebentar – bentar berganti bulan. Sebentar – bentar berganti Tahun. Padahal belum ada perbaikan apapun yang kulakukan, Bagaimana duh Tuhan?

