Sebagaimana teori Dirac, setiap zarah memiliki anti zarah-nya, yang bila mereka bertemu, akan saling menghilangkan. Ketika positron dan elektron bertemu dalam sebuah ruang waktu lalu teranihilasi menjadi kilatan cahaya? Apakah takdir yang mempertemukan mereka? Ataukah semata kebetulan dari hitung-hitungan probabilitas kita? Apakah positron sengaja mencari elektronnya? Ataukah sebaliknya, elektron yang menemukan positronnya? Atau mereka berdua bertemu begitu saja, dalam ruang waktu buatan Tuhan? Hidup…
Tedy dalam tulisan
Never stop learning, because life never stops teaching.
