{"id":49,"date":"2008-02-29T07:45:28","date_gmt":"2008-02-29T00:45:28","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=49"},"modified":"2008-02-29T07:45:28","modified_gmt":"2008-02-29T00:45:28","slug":"a","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=49","title":{"rendered":"Memungut Harapan yang Tercecer"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\">Setiap manusia yang hidup di dunia ini haruslah memiliki impian jangka panjang, menengah, ataupun jangka pendek. Ibarat Burung, manusia tanpa cita &#8211; cita bagaikan burung tanpa sayap. Kita mungkin masih bisa hidup sehari tanpa makan dan minum. Namun kita tak akan pernah mampu hidup dalam semenitpun tanpa cita-cita dan harapan.<\/p>\n<div align=\"justify\"><!--more-->Cita-cita dan harapan itu adalah fajar di langit kehidupan kita, dan merupakan awal dari munculnya matahari dalam langit siang kita. Tanpa fajar tak akan ada siang, begitupula jika manusia tanpa harapan maka tak akan pernah ada keberhasilan.<\/div>\n<p align=\"justify\">Dari sinilah, saya ingin memungut setiap harapan yang tercecer, dan semoga harapan yang tercecer ini menjadi siang kenyataan dalam hidup ini&#8230;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap manusia yang hidup di dunia ini haruslah memiliki impian jangka panjang, menengah, ataupun jangka pendek. Ibarat Burung, manusia tanpa cita &#8211; cita bagaikan burung tanpa sayap. Kita mungkin masih bisa hidup sehari tanpa makan dan minum. Namun kita tak akan pernah mampu hidup dalam semenitpun tanpa cita-cita dan harapan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[6,8],"tags":[100,242,540],"jetpack-related-posts":[{"id":26,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=26","url_meta":{"origin":49,"position":0},"title":"Pemulung Makna","date":"3 Maret 2008","format":false,"excerpt":"Cahaya pagi menyapu pucuk - pucuk pohon, bermesra bersama angin yang berlarian di tanah bumi. Aku disini duduk sendiri di antara hati dan pemikirannya, mencoba menulis sebuah kisah fantastis, Namun bagaimana aku harus menulis, sedangkan aku sendiri hanyalah sebuah karakter fiksi. Aku bukanlah seperti yang disebut orang - orang. Bukanlah\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4031,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=4031","url_meta":{"origin":49,"position":1},"title":"Meramadhankan Diri","date":"30 Mei 2018","format":false,"excerpt":"Bulan Ramadan hampir separuhnya dilewati. Milyaran hamba Allah berpuasa di muka bumi. Milyaran kaum muslim berislam (menyerahkan diri) untuk menyublimkan diri di bulan ini. Menghilangkan kotoran - kotoran yang selama setahun penuh melekat di hati. Menjadi pemisah antara manusia dengan sejatinya azali. Semua kita sepakat menyebut Bulan Ramadhan sebagai bulan\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":869,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=869","url_meta":{"origin":49,"position":2},"title":"Oh April..","date":"30 April 2010","format":false,"excerpt":"\u00a0 April ini, april 2010 merupakan april yang diwarnai dengan warna \u2013 warna yang berbeda sebagaimana bulan \u2013 bulan sebelumnya. Menimbulkan kesan, dan begitu mendalam di ingatan, bulan april juga diwarnai dengan harapan. Bulan april memang bersejarah sebagaimana dengan bulan - bulan lainnya. Bukannya\u00a0 lebay atau mendramatisir, tapi memang setiap\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i2.wp.com\/ruangtedy.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/sdc106381.jpg?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=49"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=49"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=49"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=49"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}