{"id":48,"date":"2008-02-26T14:11:28","date_gmt":"2008-02-26T07:11:28","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=48"},"modified":"2008-02-26T14:11:28","modified_gmt":"2008-02-26T07:11:28","slug":"perpindahan-muatan-listrik-statis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=48","title":{"rendered":"Perpindahan Muatan Listrik Statis"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\">Tunol adalah seorang anak berumur 7 tahun, anak seorang pedagan kain wool. Dirumahnya banyak sekali potongan-potongan kain wol yang tidak terpakai, sehingga itu sering menjadi mainan Tunol, suatu ketika ibu Tunol membelikan Tunol penggaris plastik yang elastis, begitu senangnya dengan penggaris itu, Tunol selalu membawa penggaris plastiknya itu kemanapun dia pergi, bahkan saat bermain -main dengan potongan-potongan kain wol. Suatu ketika Tunol menggosok-gosokan penggaris plastiknya ke kain potongan kain wol tersebut, lalu waktu penggaris itu di dekatkan dengan potongan-potongan kertas, ternyata hal menarik terjadi, potongan &#8211; potongan kertas tadi tertarik ke penggaris seperti magnet.Tunol hera, dan menunjukkan ini kepada teman-teman sebayanya sebagai sebuah sulap. Teman-teman tunol sangat kagum dengan apa yang dilakukan tunol. dan menyangka bahwa tunol merupakan seorang pesulap cilik. \ud83d\ude42<\/p>\n<p align=\"justify\"><!--more-->Mungkin cerita tentang tunol tadi pernah kita alami waktu kita masih kecil, kita sering heran, mengapa semua ini terjadi? Bahkan sampai sekarangpun ada dari beberapa pembaca yang belum mengerti.<\/p>\n<p align=\"justify\">Menurut fisika, fenomena diatas tak lain hanyalah merupakan perpindahan muatan-muatan negatif dari suatu benda ke benda lain. Tidak ada muatan yang diciptakan disini. Pada kasus tunol tersebut, saat penggaris plastik digesekkan dengan kain wol maka sebenarnya telah terjadi perpindahan muatan-muatan negatif (elektron) dari kain wol menuju penggaris plastik, ini mengakibatkan penggaris plastik tersebut dimuati oleh muatan negatif sedangkan kain wol tersebut telah kehilangan muatan negatif (elektron) dalam jumlah sama seperti muatan negatif yang diberikan pada penggaris plastik tersebut. Sehingga jumlah muatan negatif yang meninggalkan kain wol adalah sama dengan jumlah muatan negatif yang diterima batang penggaris plastik. Inilah yang disebut hukum kekekalan muatan, dimana tidak ada muatan yang diciptakan, namun hanya ada perpindahan elektron dari satu medium ke medium yang lain<\/p>\n<p align=\"justify\">Itulah yang menyebabkan penggaris plastik tersebut mampu menarik potongan-potongan kertas seperti magnet menarik logam-logam di sekitarnya. Anda tidak percaya? silahkan anda mencobanya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tunol adalah seorang anak berumur 7 tahun, anak seorang pedagan kain wool. Dirumahnya banyak sekali potongan-potongan kain wol yang tidak terpakai, sehingga itu sering menjadi mainan Tunol, suatu ketika ibu Tunol membelikan Tunol penggaris plastik yang elastis, begitu senangnya dengan penggaris itu, Tunol selalu membawa penggaris plastiknya itu kemanapun dia pergi, bahkan saat bermain -main [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[125,140,288,340,403,431,540],"jetpack-related-posts":[{"id":2585,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2585","url_meta":{"origin":48,"position":0},"title":"Kita Tak Sendiri dalam Panah Waktu","date":"7 April 2015","format":false,"excerpt":"Sebagaimana teori Dirac, setiap zarah memiliki anti zarah-nya, yang bila mereka bertemu, akan saling menghilangkan. Ketika positron\u00a0dan elektron bertemu dalam sebuah ruang waktu\u00a0lalu\u00a0teranihilasi menjadi kilatan cahaya? Apakah takdir yang mempertemukan mereka? Ataukah semata kebetulan dari hitung-hitungan probabilitas kita? Apakah positron sengaja mencari elektronnya? Ataukah sebaliknya,\u00a0elektron yang menemukan positronnya? Atau mereka\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/time_travel.jpg?fit=500%2C500&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2609,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2609","url_meta":{"origin":48,"position":1},"title":"Kisah Sebatang Coklat","date":"8 April 2015","format":false,"excerpt":"Perkenalkan, aku adalah sebatang coklat yang dijual di toko manisan di sebuah ujung jalan. Hampir setiap hari, toko ini ramai didatangi pengunjung yang\u00a0lalu - lalang, entah untuk untuk sekedar melihat - lihat ataupun\u00a0membeli sebatang - dua batang coklat dari tokoku. Namun ada pemandangan yang tak biasa hari ini,, sedari tadi\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/coklat3.jpg?fit=650%2C325&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":72,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=72","url_meta":{"origin":48,"position":2},"title":"Menghitung Kecepatan Alir Arus Listrik","date":"1 April 2008","format":false,"excerpt":"Dalam kehidupan sehari - hari tentu kita tidak pernah lepas dengan apa yang disebut Listrik. Pernahkah suatu saat kita bertanya kepada diri kita sendiri, apakah itu listrik? Berapakah kecepatan aliran arus listrik itu?? Mungkin ada beberapa dari kita sudah banyak yang mengerti, bahwa sebenarnya apa yang disebut arus listrik adalah\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Fisika\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/48"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=48"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/48\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=48"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=48"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=48"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}