{"id":470,"date":"2009-03-24T10:50:09","date_gmt":"2009-03-24T03:50:09","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=470"},"modified":"2009-03-24T10:50:09","modified_gmt":"2009-03-24T03:50:09","slug":"radioaktivitas-positron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=470","title":{"rendered":"Radioaktivitas &#8211; Positron"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Jika Perbandingan neutron terhadap proton terlalu rendah sedangkan emisi partikel alfa tidak begitu energitik, pada suatu kondisi tertentu suatu inti astabil akan mencapai stabil dengan memancarkan positron. Tetapi apakah itu positron?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Positron merupakan suatu partikel beta bermuatan positif. Hampir tidak ada yang membedakannya dengan partikel beta ataupun dengan suatu elektron biasa. Positron memliliki massa 0.000548 <em>atomic mass unit <\/em>serta bermuatan sebesar+1.6 x 10<sup>19<\/sup> C.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more-->Sebagaimana diketahui bahwa inti atom akan kehilangan muatan positif jika memancarkan sebuah positron, inti anakan akan kehilangan satu nomer atom induk sehingga unsur anakan akan berbeda dengan unsur dari atom induk karena nomer atom akan mempengaruhi jenis suatu unsur . Sedangkan nomer massa atom anakan tidak akan berubah, seperti halnya transisi nuklir yang melibatkan elektron. Sebagai contoh transformasi <sup>22<\/sup><sub>11<\/sub> Na menjadi <sup>22<\/sup><sub>10<\/sub>Ne berdasarkan persamaan reaksi<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><sup>22<\/sup><sub>11<\/sub>Na &#8212;&#8212;-&gt; <sup>22<\/sup><sub>10<\/sub>Ne + <sup>0<\/sup><sub>1<\/sub>e +v<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain perbedaan dalam hal muatan, elektron dan positron juga memiliki perbedaan yang lain, yakni keberadaan nya. Elektron terdapat bebas di alam sedangkan positron memiliki eksistensi yang bersifat temporal. Di alam, positron &#8211; positron terjadi sebagai akibat interaksi antara sinar &#8211; sinar kosmik, kemudian menghilang dalam suatu materi hanya dalam waktu yang berorde mikro sekon setelah pembentukannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses menghilangnya suatu positron merupakan hal yang menarik untuk ditelaah. Positron berpadu dengan sebuah elektron dan kedua partikel tersebut hancur yang kemudian diikuti dengan munculnya dua foton sinar gamma yang energinya sama dengan massa yang setara dengan positron dan elektron. Peristiwa ini dikenal dengan nama <em>annihilasi.<\/em><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/http\/\/www.sprawls.org\/ppmi2\/INTERACT\/10INTERACT06.jpg?w=708\" alt=\"\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana halnya interaksi nuklir lainnya. Positron tidak terdapat secara independen dalam inti atom dan dipostulatkan bahwa positron dihasilkan dari satu transformasi suatu proton menjadi neutron dalam inti berdasarkan reaksi<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><sup>1<\/sup><sub>1<\/sub>H &#8212;&#8212;-&gt;<sup>1<\/sup><sub>0<\/sub>n +<sup> 0<\/sup><sub>1<\/sub>e + <em>v<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita ambil sebuah contoh, Natrium- 22, suatu isotop yang sangat berguna dalam sebuah penelitian biomedis bertransformasi menjadi <sup>22<\/sup>Ne melalui dua mekanisme yang saling bersaing yakni 89,8% merupakan pemancaran Positron dan 10,2% merupakan peritiwa <em>K-Capture<\/em> . Kedua mekanisme ini menghasilkan <sup>22<\/sup>Ne dalam keadaan teraktivasi, yang kemudian melepaskan energi aktivasinya sebagai sinar gamma dengan energi 1,277 MeV.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena Positron mirip dengan elektron, maka bahaya radiasi yang ditimbulkan positron itu sendiri sangat mirip dengan bahaya yang ditimbulkan partikel beta, Perlu diperhatikan pula bahwa radiasi gamma yang ditimbulkan dari peristiwa annihilasi positron, membuatt semua isotop &#8211; isotop pemancar positron sebagai unsur yang mempunyai bahaya radiasi eksternal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Chamber, Herman. <em>Health Physics Introduction. <\/em>Pegamon Press<strong><br \/>\n<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika Perbandingan neutron terhadap proton terlalu rendah sedangkan emisi partikel alfa tidak begitu energitik, pada suatu kondisi tertentu suatu inti astabil akan mencapai stabil dengan memancarkan positron. Tetapi apakah itu positron? Positron merupakan suatu partikel beta bermuatan positif. Hampir tidak ada yang membedakannya dengan partikel beta ataupun dengan suatu elektron biasa. Positron memliliki massa 0.000548 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":830,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[49,68,125,140,205,362,432,448],"jetpack-related-posts":[{"id":846,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=846","url_meta":{"origin":470,"position":0},"title":"Radioaktivitas","date":"22 Maret 2010","format":false,"excerpt":"Isotop Radioaktif Sebagaimana yang diketahui pada tulisan saya sebelumnya bahwa ternyata isotop \u2013 isotop tidak stabil\u00a0 (atau inti tidak stabil) dapat ditemukan di alam. Dan yang menarik disini, bahwa ketidakstabilan inti - inti ini umumnya\u00a0 terjadi pada unsur \u2013 unsur yang memiliki massa atom terbesar seperti polonium, thorium, radium, dan\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Energi Nuklir\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/ruangtedy.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2010\/03\/300px-table_isotopes_en-svg1.png?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":320,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=320","url_meta":{"origin":470,"position":1},"title":"Radioaktivitas - Partikel Alfa","date":"13 Oktober 2008","format":false,"excerpt":"Dalam tulisan berikut ini saya akan mencoba membahas tentang radioaktivitas. Pertama, kita harus memahami definisi dari radioaktivitas. Radioaktivitas menurut definisi dari Herman Chamber dalam bukunya yang berjudul Health Physics Introduction adalah Transformasi - transformasi inti - inti (nuklir) yang terjadi secara spontan dan menyebabkan terbentuknya unsur - unsur baru. Transformasi\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Fisika\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":453,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=453","url_meta":{"origin":470,"position":2},"title":"Radioaktivitas - Partikel Beta","date":"19 Februari 2009","format":false,"excerpt":"Partikel Beta merupakan suatu partikel subatomik yang terlempar dari inti atom yang tidak stabil - beta. Partikel tersebut ekuivalen dengan elektron dan memiliki muatan listrik negatif tunggal -e ( -1,6 x 10-19 C ) dan memiliki massa yang sangat kecil ( 0.00055 atomic mass unit ) atau hanya berkisar 1\/2000\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Fisika\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/230nsc1.phy-astr.gsu.edu\/hbase\/nuclear\/imgnuc\/betaw.gif?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/470"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=470"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/470\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/830"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}