{"id":45,"date":"2008-02-12T12:31:19","date_gmt":"2008-02-12T05:31:19","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=45"},"modified":"2008-02-12T12:31:19","modified_gmt":"2008-02-12T05:31:19","slug":"seseorang-yang-hatiku-mencintainya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=45","title":{"rendered":"Seseorang yang Hatiku Mencintainya"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\">Hari ini langit begitu kelabu, seolah mengerti akan hati jiwa ini yang sedang kelu. Sedih hati, tidak terasa oleh makna. Udara malam ini laksana busur panah yang melepaskan anak panah dinginnya hingga menikam seluruh tulang-tulangku<\/p>\n<p align=\"justify\"><!--more-->Meski engkau dekat, tetapi kenapa masih ada jarak hati diantara kita. Mencoba meraihmu, tapi kenapa selalu ragu? Duh, seandainya engkau tahu bagaimana berkecamuknya hatiku tentangmu. Kau telah meracuni seluruh trombosit darahku. Kau telah tumbuh di tanah jiwaku. Bersemi dan berbunga dengan semerbak, namun kenapa selalu enggan kau petik tangkai ini?<\/p>\n<p align=\"justify\">Maukah engkau lihat malam-malam yang selalu memperbincangkan betapa hati ini luluh latak karenamu. Setiap bintang di malam itu selalu menyampaikan salamku padamu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Duh Tuhanku, aku hanyalah sebuah karakter dalam novel-Mu yang sama mustahilnya dengan kisah fiksi yang lain, Sudikah kiranya Engkau berkenan menuliskan cerita dalam frase hidupku dimana aku bertemu-hati dengan seseorang yang hatiku mencintainya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari ini langit begitu kelabu, seolah mengerti akan hati jiwa ini yang sedang kelu. Sedih hati, tidak terasa oleh makna. Udara malam ini laksana busur panah yang melepaskan anak panah dinginnya hingga menikam seluruh tulang-tulangku<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[2,6],"tags":[242,523,540],"jetpack-related-posts":[{"id":101,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=101","url_meta":{"origin":45,"position":0},"title":"Mengertilah Aku","date":"26 April 2008","format":false,"excerpt":"Duh, kenapa engkau ini? Tiada henti - hentinya menyayatkan sembilu di hati. Melarikan seluruh rasa ini dan membuatku merasa di persimpangan, bingung untuk memilih jalan yang harus kulalui. Berulang - ulang kali kau seperti ini dan membuatku tidak pernah mengerti akan hal ini. Tahukah kalau semua dari mereka membicarakan diriku.\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":47,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=47","url_meta":{"origin":45,"position":1},"title":"Seseorang yang Hatiku Mencintainya 2","date":"25 Februari 2008","format":false,"excerpt":"Sang malam sekarang duduk dengan tenang dalam singgasana kesunyian, menyaksikan para pecinta yang sedang diliputi rasa rindu sembari mengagungkan nama Allah. Angin berkejar-kejaran dengan dingin di tanah gelap. Saat ini, tahukah duhai sahabat hatiku, seluruh elektron di hatiku yang selama ini mengorbit di lintasan valensi jiwaku, kini sedang dalam keadaan\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":124,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=124","url_meta":{"origin":45,"position":2},"title":"Salam Untukmu","date":"2 Juni 2008","format":false,"excerpt":"Salam untuk engkau duhai gadis pujaan hati. Tiada detik yang kulewatkan melainkan selalu mengingatmu. Tiada mimpi dalam tidurku melainkan memimpikanmu. Tiada hari dalam hidupku melainkan mencintaimu. Sungguh mati, malam ini serasa kau disini, menemani sunyiku di tengah kebisingan dunia. Bercengkrama dan bermesra dalam dinginnya malam. Duhai gadis, jangan kau bunuh\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=45"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=45"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=45"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=45"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}