{"id":4040,"date":"2018-06-15T03:51:26","date_gmt":"2018-06-14T19:51:26","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=4040"},"modified":"2018-06-15T10:19:49","modified_gmt":"2018-06-15T02:19:49","slug":"duh-diri-saya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=4040","title":{"rendered":"Duh Diri Saya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Duh diri saya. Berapa kali ramadhan yang melintasi usia. Berapa kali dilakoni puasa. Namun mengapa tidak berkembang peradaban manusia. Ramadhan demi ramadhan, yang dikenal hanya konsumsi dan materi. Saat berpuasa yang terbayang hanya makanan. Terlebih kala terbenam senja. Konsumsi yang meningkat dari biasa. Pantaskah disebut berpuasa. Jika pendalaman hidup dari hari ke hari selalu sama.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal Rasulullah Muhammad. Manusia mutiara, telah bersabda. Ramadhan adalah Madrasah. Sebulan penuh kita bersekolah. Namun dengan makanan saja, kita masih saja kalah. Selalu melampiaskan kala berbuka. Seolah puasa hanya perkara lapar dahaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Duh diri saya. Berapa kali mengaku umat Kanjeng Nabi. Tapi, untuk disebut sebagai kekasihnya, kualitas pribadi kami tak mencukupi. Langkah kaki beliau tak benar &#8211; benar berani kami ikuti.\u00a0Kami\u00a0 takut pada <em>latta uzza<\/em> di sekitar kami. Masih tertunduk kepada materi. Bersujud kepada uang, dan begitu banyak hal yang tak mampu dibawa mati<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Duh diri kami. begitu malu kami, pada kondisi diri. Dari satu ramadhan ke ramadhan berganti, hanya terpaku pada seremoni. Berlomba memperbanyak tadarus. Tanpa mau ditadaburi serius. Berebut pahala pribadi, sementara tetangga kebingungan membeli nasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Duh diri kami. Mampukah kami beridul fitri. Sementara puasa tak sungguh dijalani. Benarkah kembali suci. Padahal dosa yang telah terjadi, tak pernah disesali. Duhai Allah Yang Maha Mengampuni. Maafkan kami.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Duh diri saya. Berapa kali ramadhan yang melintasi usia. Berapa kali dilakoni puasa. Namun mengapa tidak berkembang peradaban manusia. Ramadhan demi ramadhan, yang dikenal hanya konsumsi dan materi. Saat berpuasa yang terbayang hanya makanan. Terlebih kala terbenam senja. Konsumsi yang meningkat dari biasa. Pantaskah disebut berpuasa. Jika pendalaman hidup dari hari ke hari selalu sama.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[2,8],"tags":[195,446],"jetpack-related-posts":[{"id":3737,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3737","url_meta":{"origin":4040,"position":0},"title":"Kini, (Semoga) Ramadhan Memasuki Kita","date":"25 Juni 2017","format":false,"excerpt":"Takbir berkumandang bersahutan memenuhi langit malam ini. Sebagai tanda masuknya bulan syawal. Dan berakhirnya Bulan Ramadhan. Orang - orang berpawai, berkendaraan, tumpah ruah di jalanan, merayakan sebuah kemenangan. Sementara saya masih menyepi di kamar sendiri, merenungi, tentang \u00a0satu bulan puasa yang telah dilakoni. Apakah saya termasuk golongan orang - orang\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/1600992809.jpg?fit=750%2C500&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2037,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2037","url_meta":{"origin":4040,"position":1},"title":"Ramadhan Tak Berakhir, Karena Hadirnya Sepanjang Zaman","date":"7 Agustus 2013","format":false,"excerpt":"\u201cDi malam terakhir Ramadhan, menangislah tujuh petala langit dan tujuh petala bumi dan para malaikat, karena akan berlalunya Ramadhan, dan juga keistimewaannya.\u201d Demikian sebuah hadist Rasulullah Muhammad s.a.w tentang akhir bulan ramadhan. Para malaikat bersedih akan berlalunya Ramadhan, kita yang manusia biasa \u00a0-- bisa jadi ada yang bersedih, ada juga\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":1825,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1825","url_meta":{"origin":4040,"position":2},"title":"Marhaban Ya Ramadhan","date":"15 Juli 2012","format":false,"excerpt":"Tak terasa, kurang dari satu minggu lagi Ramadhan \u2013 bulan yang ditunggu \u2013 tunggu semua umat islam akan datang. Hampir sudah satu tahun saya bekerja di Tangerang.\u00a0\u00a0 Banyak sudah yang terjadi satu tahun ini. Ada senang, ada juga susah. Semua layaknya disyukuri, karena semua adalah rahmat Allah. Sehat memang rahmat,\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4040"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4040"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4040\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4050,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4040\/revisions\/4050"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4040"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4040"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4040"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}