{"id":3656,"date":"2017-01-30T12:38:53","date_gmt":"2017-01-30T05:38:53","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=3656"},"modified":"2017-01-30T12:38:53","modified_gmt":"2017-01-30T05:38:53","slug":"puncak-prestasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3656","title":{"rendered":"Puncak Prestasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/download.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"3657\" data-permalink=\"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?attachment_id=3657\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/download.jpg?fit=325%2C155&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"325,155\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"download\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/download.jpg?fit=300%2C143&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/download.jpg?fit=325%2C155&amp;ssl=1\" class=\"alignleft size-full wp-image-3657\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/download.jpg?resize=325%2C155\" alt=\"download\" width=\"325\" height=\"155\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/download.jpg?w=325&amp;ssl=1 325w, https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/download.jpg?resize=300%2C143&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"(max-width: 325px) 100vw, 325px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a>Tidak terasa, (padahal <em>kerasa banget<\/em>) empat bulan\u00a0<em>nglaju<\/em> Jakarta Tangerang bolak-balik \u00a0menjadi seorang komuter. Beberapa tahun yang lalu, saat masih di kantor yang lama, saya juga sering\u00a0<em>sih,\u00a0<\/em>bolak balik jakarta tangerang. Meskipun\u00a0<em>ngga<\/em> setiap hari. Dulu, pilihan transportasi yang saya gunakan adalah bus, karena itu moda yang paling dekat dengan\u00a0<em>kosan<\/em> saya, \u00a0sekitar 200 meter untuk <em>nyegat,\u00a0<\/em>sementara stasiun kereta api berjarak setidaknya 10 km.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi kini, empat bulan resmi menjadi seorang anker (anak kereta, sebutan <em>ngetren<\/em> bagi seorang yang <em>nglaju<\/em> naik kereta pulang pergi). Berangkat pagi sekitar pukul 7.15 naik sepeda motor ke stasiun Tanah Tinggi, untuk kemudian naik KRL komuterline jurusan Stasiun transit di \u00a0Duri, baru dilanjutkan ke jurusan Bogor atau Manggarai lalu turun Stasiun Sudirman, setelah itu disambung dengan \u00a0Ojek Online ke Kantor. (ribet\u00a0banget mirep judul sinetron <em>hehe<\/em>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memang\u00a0<em>ribet<\/em> sih ya. Opsi lain bisa naik bus AC34 sekali naik dan langsung sampai, tapi karena jakarta penuh ketidakpastian dan macet dimana &#8211; mana, terlebih saat balik dari Jakarta, maka opsi ini ya mau tidak mau harus dicoret dari pilihan saya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya namanya kan moda transportasi umum di indonesia, jakarta khususnya masih merupakan<em> high cost. <\/em>Sehingga banyak yang masih memilih kendaraan pribadi, meski beresiko nambah macet jalanan, <em>ya habis bagaimana lagi.<\/em>\u00a0<a href=\"https:\/\/tirto.id\/membakar-uang-di-jalan-zjg\" target=\"_blank\">Konon sekitar 18% pendapatan perbulan seorang <em>penglaju\u00a0<\/em>terbakar hanya di jalan saat menggunakan kendaraan umum.<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya tidak habis pikir bagaimana para pejabat negeri ini bisa dengan tenang\u00a0tidur melihat situasi yang sedemikian parah di jakarta. Bahkan sampai hati berebutan menjadi gubernur, meski entah ia bisa memecahkan problematika jakarta atau tidak<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya namanya saja kendaraan ia ibarat alat, alias sarana,\u00a0<em>wasilah<\/em>, jika merujuk pada terminologi islam. Asalkan tujuan atau\u00a0<em>ghoyah<\/em> nya tercapai. Tidak menjadi masalah naik apa saja, kereta bus, motor, mobil asalkan tujuan ya sampai kantor. Dunia ini kan juga hanyalah kendaraan untuk bisa mencapai kita ke tujuan, yakni Ridha Allah. Jadi apapun yang terjadi ya harus dijadikan kendaraan untuk mendekat kepada Allah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lha hubungannya dengan Pilgub apa?\u00a0<em>Ya,\u00a0<\/em> sama kan. Mulai dari Bupati, Gubernur, hingga presiden kan hanyalah kendaraan, tujuannya ya harusnya untuk membangun negara ini, mengabdi kepada kepentingan masyarakat. Tidak bisa naik bis, ya masih ada kereta, tidak ada kereta, masih ada motor, mobil atau jalan kaki, asalkan sampai pada tujuan. Tidak jadi bupati, gubernur ataupun presiden ya\u00a0<em>tidak\u00a0<\/em><em>pathek&#8217;en<\/em>. Kan masih banyak jalan untuk membangun negara ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi yang sekarang kan<em> ga begitu.<\/em>\u00a0orang &#8211; orang berebut menjadikan \u00a0&#8220;kendaraan&#8221; sebagai tujuan lalu bangga dengan kendaraan yang digunakan meski dia <em>ngga <\/em>jalan\u00a0kemana &#8211; mana dengan kendaraannya itu. Kendaraan itulah yang menjadi puncak karir dan prestasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tidak terasa, (padahal kerasa banget) empat bulan\u00a0nglaju Jakarta Tangerang bolak-balik \u00a0menjadi seorang komuter. Beberapa tahun yang lalu, saat masih di kantor yang lama, saya juga sering\u00a0sih,\u00a0bolak balik jakarta tangerang. Meskipun\u00a0ngga setiap hari. Dulu, pilihan transportasi yang saya gunakan adalah bus, karena itu moda yang paling dekat dengan\u00a0kosan saya, \u00a0sekitar 200 meter untuk nyegat,\u00a0sementara stasiun kereta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3657,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[237,238,253],"jetpack-related-posts":[{"id":3351,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3351","url_meta":{"origin":3656,"position":0},"title":"Bacalah!","date":"25 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"Sudah lebih dari satu bulan ini saya mendapat\u00a0assignment\u00a0untuk membantu mengerjakan sebuah project\u00a0bersama anggota tim yang lain di salah satu\u00a0bank nasional yang berlokasi di SCBD Jakarta. Tentu ini berarti mengubah sedikit banyak waktu kerja saya. Hampir tiap hari saya harus bolak balik Tangerang jakarta, bergelut dengan udara ibukota dan segala kemacetannya.\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3635,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3635","url_meta":{"origin":3656,"position":1},"title":"Ritme Baru","date":"9 Oktober 2016","format":false,"excerpt":"Halo. Lama ya tidak update lagi blog ini. Saya sedang berusaha untuk menghilangkan rasa malas untuk menulis lagi, Sayang saja, sudah hampir 9 tahun blog ini ada - menemani saya \u00a0mulai dari awal masuk kuliah hingga kini\u00a0berkerja secara profesional di tahun ke 6, masa harus berhenti sekarang? Apa kabar? Kabarku?\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":1558,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1558","url_meta":{"origin":3656,"position":2},"title":"Edison: \"Memandang Positif Segala Hal\"","date":"9 Mei 2008","format":false,"excerpt":"\u201cJenius adalah 1 persen ide cemerlang dan 99 persen kerja keras\u201d Thomas Alva Edison, seorang penemu terbesar di dunia, menemukan sekitar 3000 penemuan dan 1.093 diantaranya telah dipatenkan. Edison dilahirkan pada tanggal 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, Amerika Serikat dari pasangan suami-Istri Samuel Ogden seorang tukang kayu dan Nancy\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Fisika\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3656"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3656"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3656\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3656"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3656"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3656"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}