{"id":2548,"date":"2015-03-22T17:27:16","date_gmt":"2015-03-22T10:27:16","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=2548"},"modified":"2015-03-22T17:27:16","modified_gmt":"2015-03-22T10:27:16","slug":"tamu-adalah-raja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2548","title":{"rendered":"Tamu Adalah Raja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/i0.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/ej-red-door.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"2549\" data-permalink=\"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?attachment_id=2549\" data-orig-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/ej-red-door.jpg?fit=320%2C221&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"320,221\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;Salesman&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Salesman&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"Salesman\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/ej-red-door.jpg?fit=300%2C207&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/ej-red-door.jpg?fit=320%2C221&amp;ssl=1\" class=\"alignleft size-medium wp-image-2549\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/ej-red-door.jpg?resize=300%2C207\" alt=\"Salesman\" width=\"300\" height=\"207\" srcset=\"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/ej-red-door.jpg?resize=300%2C207&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/ej-red-door.jpg?w=320&amp;ssl=1 320w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a>Konon, negeri ini adalah negeri yang merdeka, negara dengan kedaulatan hukum yang dijunjung &#8211; junjung tinggi, tidak boleh satu negara atau siapapun mengintervensi, bahkan iblis dan malaikat jangan main &#8211; main dan ikut \u00a0 campur dalam keputusan hukum di negeri ini. Walaupun langit akan runtuh, hukum mestilah ditegakkan. Jangankan masalah eksekusi mati terpidana narkoba, masalah siapa yang jadi Presiden, itu juga urusan negeri kami, mau\u00a0petugas partai atau siapapun, itu murni hak prerogratif bangsa kami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sudah sejak lama disepakati, bahwa kita memiliki bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia disamping ratusan, bahkan ribuan bahasa daerah yang ada dan tersebar di seluruh nusantara. Bahasa yang menjadi kebanggaan dan identitas bangsa. Bahasa yang bahkan dari\u00a0SD hingga\u00a0SMA, para pemuda harus mengerjakan ujian\u00a0ini\u00a0 sebelum dapat dinyatakan lulus dan memperoleh ijazah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun dengan bekal kemerdekaan itu, bukan berarti kami menjadi berbesar hati dan berbangga diri, kami adalah bangsa yang tidak gemar memamer-mamerkan keunggulan. Selalu kami junjung-junjung\u00a0kebudayaan yang bukan dari tanah air kami, bukan karena kami tidak bangga dengan budaya kami, tapi bukankah sebaik &#8211; baiknya manusia itu yang menyembunyikan dan melupakan kebaikannya sendiri?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kita menengok negeri seberang, seperti jepang atau australia misalnya, mereka menetapkan semacam Uji Kemahiran bahasa nasional mereka sebagai syarat untuk orang asing agar bisa beroleh\u00a0visa\u00a0kerja di sana. Sebut saja, JLPT untuk Uji Kemahiran Bahasa Jepang, dan TOEFL untuk ujian kemahiran Bahasa Inggris di \u00a0Australia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia, tidak demikian, di Indonesia ini, \u00a0jangankan pemerintahnya, rakyat kami terkenal \u00a0ramah dan murah senyum, orang asing yang bekerja di sini tidak wajib mahir berbahasa Indonesia. Lihat saja \u00a0kantor &#8211; kantor di jakarta yang banyak memperkerjakan orang\u00a0asing, bahkan sekarang di Televisi sudah ada presenter yang berasal dari negeri seberang\u00a0yang hanya bisa <em>cas cis cus<\/em> berbahasa Inggris, dan tidak mampu untuk berbahasa Indonesia sama sekali &#8212; begitu diterima ramah dan dengan tangan terbuka di sini. Kami rela berbahasa asing di tanah air kami sendiri dengan para pekerja asing bukan karena kami bermental inferior, tapi karena kami sangat rendah hati dan tidak ingin bersikap adigang adigung adiguna.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tamu adalah Raja, begitulah filosofi negeri kami, karena itu kami mengayomi para ekspatriat yang mencari sesuap nasi di tanah air kami, sehingga tak perlu repot &#8211; repot mereka belajar bahasa kami, \u00a0tuan rumahlah yang harus memiliki kebesaran hati untuk\u00a0menampung dan memberikan ruang pemaafan seluas- luasnya untuk tamu &#8211; tamu yang berasal dari saentero dunia. Jadi, biarkan kami yang berbicara dengan\u00a0bahasa kalian. Jika ada orang &#8211; orang kami yang tidak bisa berbahasa dengan bahasa kalian, maka biarkan kami yang memaksanya untuk <em>ikut<\/em> kursus bahasa, jika tidak maka karirnya pasti akan <em>mentok <\/em> atau rejekinya akan\u00a0<em>seret,\u00a0<\/em>itu dikarenakan ia tidak punya niat baik untuk\u00a0memuliakan seorang tamu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena kami adalah tuan rumah yang baik hati, maka tak enak rasanya jika membiarkan para tamu pulang dengan tangan kosong, maka sebisa mungkin kami bawakan sesuatu agar tamu kami pulang dengan senang, entah itu berupa tambang emas, batubara, gas, minyak, \u00a0atau bahkan saham perusahaan nasional hingga bank &#8211; bank swasta.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konon, negeri ini adalah negeri yang merdeka, negara dengan kedaulatan hukum yang dijunjung &#8211; junjung tinggi, tidak boleh satu negara atau siapapun mengintervensi, bahkan iblis dan malaikat jangan main &#8211; main dan ikut \u00a0 campur dalam keputusan hukum di negeri ini. Walaupun langit akan runtuh, hukum mestilah ditegakkan. Jangankan masalah eksekusi mati terpidana narkoba, masalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2549,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[11],"tags":[53,203],"jetpack-related-posts":[{"id":667,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=667","url_meta":{"origin":2548,"position":0},"title":"Malaysia dan Sikap Kita","date":"2 September 2009","format":false,"excerpt":"Gerakan Mahasiswa Hukum Jakarta (GMHJ) berencana \"menyegel\" Kedutaan Besar Malaysia di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1\/9), sebaga unjuk protes terhadap prilaku negara tetanga itu kepada Indonesia belakangan ini. Begitulah kutipan dari Republika Online tentang rencana GMHJ ( Gerakan Mahasiswa Hukum Jakarta ) yang akan berunjuk rasa di\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/republika.co.id\/images\/news\/2009\/09\/20090901085552.jpg?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":3911,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3911","url_meta":{"origin":2548,"position":1},"title":"Sumpah Pemuda Inlanders","date":"12 Oktober 2017","format":false,"excerpt":"Sudah 72 Tahun indonesia merdeka. Bebas menentukan nasibnya sendiri. Setara di dalam pergaulan internasional. Hidup berbhineka sudah lama\u00a0dilakoni\u00a0bangsa indonesia tanpa ada masalah yang berarti. Dalam sumpah pemuda kita semua berjanji bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjujung tinggi bahasa\u00a0 yang satu. Meskipun isu rasialisme tiba - tiba mengemuka akhir -\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Sosial Politik\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":560,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=560","url_meta":{"origin":2548,"position":2},"title":"Bangsa Indonesia Yang Luar Biasa","date":"6 Agustus 2009","format":false,"excerpt":"Benar - benar luar biasa negeri kita Indonesia ini, Negara dengan ribuan pulau , ribuan budaya, ribuan bahasa yang tersebar di negeri ini. Begitu kayanya negeri ini, hingga tidak akan habis kekayaannya meskipun dikeruk\u00a0 belanda\u00a0 selama 350 tahun hingga\u00a0 menjadikan negeri kincir angin itu menjadi sebuah negara terkaya waktu itu.\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2009\/08\/tni1.jpg?fit=400%2C261&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2548"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}