{"id":2382,"date":"2014-11-18T13:16:00","date_gmt":"2014-11-18T13:16:00","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=2382"},"modified":"2014-11-18T13:16:00","modified_gmt":"2014-11-18T13:16:00","slug":"kantuk-kopi-dan-premium","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2382","title":{"rendered":"Kantuk, Kopi dan Premium"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/spbu.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"2383\" data-permalink=\"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?attachment_id=2383\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/spbu.jpg?fit=297%2C170&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"297,170\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"spbu\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/spbu.jpg?fit=297%2C170&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/spbu.jpg?fit=297%2C170&amp;ssl=1\" class=\"alignleft size-full wp-image-2383\" alt=\"spbu\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/spbu.jpg?resize=297%2C170\" width=\"297\" height=\"170\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a>Alarm dari <em>smartphone\u00a0<\/em>saya berbunyi, saya terbangun kaget, ternyata waktu masih menunjukan jam 3 pagi. Seperti biasanya, sambil\u00a0menahan kantuk, saya matikan alarm, lalu memaksakan\u00a0bangun. Secangkir kopi saya seduh,\u00a0sembari\u00a0membuka <em>email<\/em>,\u00a0\u00a0<em>media sosial<\/em>,<em> facebook, twitter<\/em> dan kawan &#8211; kawannya. Dan, <em>wah<\/em> ternyata saya ketinggalan berita. &#8220;Semalam premium dan solar\u00a0sudah naik saudara &#8211; saudara, yang\u00a0mulanya seharga 6000 menjadi 8000 per liternya&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ah, <\/em>bukannya<em>\u00a0<\/em>BBM naik itu bukan barang baru? Itu-<em>kan<\/em> kebijakan kuno yang sama dan di-repitisi\u00a0dengan dalih efesiensi dan pengalihan subsidi,\u00a0Trus apa solusinya?\u00a0Jangan tanya saya, saya\u00a0<em>nggak\u00a0<\/em>tahu, saya bukan pakar ekonomi, ataupun ahli energi.\u00a0Jangan harapkan saya memberi solusi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi sebuah kebijakan, keputusan ataupun tindakan dinilai benar atau tidak,<em>\u00a0<\/em>\u00a0kan terletak pada argumen, yang melatar belakangi dari kebijakan itu. Selama bisa diterima akal sehat, maka kebijakan itu layak untuk dilaksanakan, begitu juga sebaliknya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasan pak Presiden\u00a0sebenarnya masih sama, dengan pendahulunya.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Subsidi BBM tidak tepat sasaran, dimana\u00a0sebagian besarnya malah\u00a0dinikmati oleh orang-orang mampu.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi bukankah sudah menjadi tugas dari pemerintah untuk \u00a0melarang orang &#8211; orang mampu agar\u00a0ikut menikmati subsidi BBM? Jadi sebenarnya &#8212; bukan subsidinya yang salah sasaran, tapi pemerintah yang tidak mampu (atau katakanlah belum mampu) untuk melarang orang kaya untuk menikmati subsidi. Memang, cara\u00a0paling gampang <em>ya<\/em> pukul rata. Semua orang diasumsikan kaya, sehingga subsidi BBM harus dikurangi. Dan cara seperti ini, tidak memerlukan\u00a0sebuah kabinet kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">***<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oh, ada satu lagi alasan pak jokowi untuk menaikan harga BBM. Beliau menganggap bahwa<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Subsidi BBM adalah sektor konsumtif sehingga harus dialihkan ke sektor produktif.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Wah<\/em>, berarti kopi saya juga konsumtif dong. <em>pantes aja gak<\/em> ada subsidi bagi petani kopi. Beras yang saya makan kan juga sektor konsumtif, pantas saja petani tidak mendapat subsidi pupuk dan bibit. Ikan laut dan truk pembawa makanan pokok juga pasti sektor konsumtif, sehingga pantas saja solar termasuk salah satu yang dikurangi subsidinya. Tukang ojek, Bis umum, juga pasti masuk sektor konsumtif sehingga subsidi untuk premium mereka harus dikurangi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu Sektor produktif apakah yang dimaksud Pak jokowi? Ternyata, yang dimaksud sektor produkti itu diantaranya adalah pembangunan infrastruktur seperti jalan, dan pembangkit listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eits<\/em>,\u00a0<em>Bentar.<\/em>\u00a0Bukankah\u00a0listrik itu termasuk sektor konsumtif juga? <em>Menonton<\/em> TV kan konsumtif? Main game juga konsumtif. semua acara hiburan yang menggunakan listrik bukankah itu konsumtif? Begitupun juga jalan raya, jalan tol itu semua juga konsumtif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayang seribu sayang, \u00a0Orang &#8211; orang di\u00a0ring 1 istana tidak ada yang menasehati\u00a0pak presiden bahwa\u00a0produktif atau tidak, konsumtif atau bukan tidak terletak pada barangnya, tapi pada siapa yang menggunakan barang\u00a0itu, pada saat apa barang itu digunakan, dan seberapa banyak ia menggunakan barang itu..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<em>Ah<\/em>, abaikanlah, ini sekedar tulisan orang\u00a0<em>ngantuk<\/em>.\u00a0<em>tahu<\/em>\u00a0apa tentang indonesia,\u00a0<em>blusukan<\/em>\u00a0saja belum pernah. Bagaimana bisa tahu masalah APBN, BBM, dan energi.\u00a0Tapi biarpun begitu, meskipun BBM naik setinggi langit, saya masih berharap ngantuk saya ini masih ngantuk yang produktif, bukan \u00a0yang konsumtif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alarm dari smartphone\u00a0saya berbunyi, saya terbangun kaget, ternyata waktu masih menunjukan jam 3 pagi. Seperti biasanya, sambil\u00a0menahan kantuk, saya matikan alarm, lalu memaksakan\u00a0bangun. Secangkir kopi saya seduh,\u00a0sembari\u00a0membuka email,\u00a0\u00a0media sosial, facebook, twitter dan kawan &#8211; kawannya. Dan, wah ternyata saya ketinggalan berita. &#8220;Semalam premium dan solar\u00a0sudah naik saudara &#8211; saudara, yang\u00a0mulanya seharga 6000 menjadi 8000 per [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"jetpack-related-posts":[{"id":3870,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3870","url_meta":{"origin":2382,"position":0},"title":"Bertahan Hidup dengan Kopi","date":"5 Oktober 2017","format":false,"excerpt":"Sudah menjadi kebiasaan saya di setiap pagi untuk menyeduh beberapa ratus mililiter kopi lalu mengisinya ke dalam wadah travel pres - semacam termos, khusus kopi dan teh yang dilengkapi alat untuk menekan ampas agar tidak ikut terminum saat dinikmati. Dulu, sebelum saya pindah kantor, saya membuatnya di kantor, namun karena\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/025c347f-2e4e-4aec-92e7-da0724c78cdc.jpg?fit=1040%2C584&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1182,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1182","url_meta":{"origin":2382,"position":1},"title":"Konflik Dipo Alam  dan Netralitas Media","date":"28 Februari 2011","format":false,"excerpt":"\"Ada koran dan televisi yang setiap menit dan jam memberitakan soal keburukan, sampai gambarnya diulang-ulang setiap hari lalu menyebut pemerintah gagal sehingga terjadi misleading di masyarakat. Itu kan salah, boikot saja,\" \u00a0 pernyataan Dipo Alam, \u00a0di sela-sela jeda rapat pematangan rencana induk percepatan dan pembangunan ekonomi 2025 di Istana Bogor,\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Sosial Politik\"","img":{"src":"https:\/\/i0.wp.com\/images.detik.com\/content\/2011\/02\/24\/10\/dipo.luar.jpg?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2446,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2446","url_meta":{"origin":2382,"position":2},"title":"Kopi Pagi Hari","date":"12 Desember 2014","format":false,"excerpt":"Dikarenakan kopi bubuk di meja kerja saya sudah habis, maka saya terpaksa untuk beli minuman hitam ini, namun karena nggak ada waktu, akhiranya saya iseng browsing - browsing online shop sebentar. Kemudian, memutuskan untuk membeli kopi Papua Wamena.\u00a0Baru kemarin sore kopi yang saya beli tersebut sampai, ah jangan tanya mengenai\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/wpid-img_20141211_1654101.jpg?fit=1200%2C900&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2382"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2382"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2382\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}