{"id":2327,"date":"2014-04-17T18:32:38","date_gmt":"2014-04-17T18:32:38","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=2327"},"modified":"2014-04-17T18:32:38","modified_gmt":"2014-04-17T18:32:38","slug":"dua-puluh-delapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2327","title":{"rendered":"Dua Puluh  Delapan"},"content":{"rendered":"<p style=\"color: #666666; text-align: justify;\">Dua puluh delapan kali ku saksikan siklus matahari, namun belum kutemukan apa yang dibicarakan \u00a0cahaya pada pagi. Masih belum sanggup kudengar suara -suara sejati Dua puluh delapan kali kukelilingi matahari, \u00a0namun yang masih mampu kuhitung hanya waktu.\u00a0Kuhitung hari, kuhitung minggu, kuhitung bulan, kuhitung tahun, kuhitung windu, kuhitung abad, kuhitung jaman. Namun, masih tak mampu ku belajar pada kesetiaan.<\/p>\n<p style=\"color: #666666; text-align: justify;\">Aku berjalan mundur, pada lorong\u00a0semesta peristiwa. Yang akan terjadi tiada\u00a0bisa kuterka, yang mampu kulihat hanyalah\u00a0yang telah lewat. Berjalan jauh hanya untuk menua\u00a0mencapai senja. Berlari mengitari bumi hanya \u00a0untuk sampai pada kembali.<\/p>\n<p style=\"color: #666666; text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"color: #666666; text-align: justify;\">Dua puluh delapan tahun, tangan waktu menuliskan diriku pada lembar &#8211; lembar\u00a0kehidupannya, menuliskan cerita -cerita yang dulu sempat disembunyikannya. \u00a0Menjadi karakter fiksi dalam kisah -kisah \u00a0tak bertuan.<\/p>\n<div style=\"color: #666666; text-align: justify;\">Demikianlah dua puluh delapan tahun telah\u00a0melintasi.\u00a0\u00a0Mengiringi di tiap\u00a0pagi, menemaniku mencari jejak &#8211; jejak kaki, b<span style=\"color: #37404e;\">erjalan melata di bumi sepanjang hari. Dua puluh delapan tahun, kubawa &#8211; bawa darah daging ini di bumi kehidupan, kubawa-bawa hati dan jiwa ini di padang tandus perasaan.\u00a0<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua puluh delapan kali ku saksikan siklus matahari, namun belum kutemukan apa yang dibicarakan \u00a0cahaya pada pagi. Masih belum sanggup kudengar suara -suara sejati Dua puluh delapan kali kukelilingi matahari, \u00a0namun yang masih mampu kuhitung hanya waktu.\u00a0Kuhitung hari, kuhitung minggu, kuhitung bulan, kuhitung tahun, kuhitung windu, kuhitung abad, kuhitung jaman. Namun, masih tak mampu ku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[2,6],"tags":[181],"jetpack-related-posts":[{"id":3110,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3110","url_meta":{"origin":2327,"position":0},"title":"Proxima Centauri (Bagian ke - 10)","date":"11 Mei 2015","format":false,"excerpt":"Alarm ponselku berdering tiba - tiba, bergetar mengagetkanku yang tadinya larut dalam tidur. Spontan tanganku meraih ke arah sumber bunyi\u00a0itu.\u00a0Dengan mata yang masih setengah terbuka aku menengok\u00a0jam duduk di dekat tempatku tidur, masih belum terlihat jelas namun\u00a0samar dari jarum panjang dan pendeknya aku menebak kalau sekarang\u00a0jam\u00a0tiga pagi. Suasa masih sepi,\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Novel\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/e16-300x200.jpg?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2591,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2591","url_meta":{"origin":2327,"position":1},"title":"Proxima Centauri (Bagian Ke - 1)","date":"9 April 2015","format":false,"excerpt":"Kita duduk sedekat ini, malam ini, di bangku taman, disaksikan pohon palem, dan lampu - lampu redup ibu kota. Kau dan aku terpisah hati di beberapa sentimeter ruang udara. Ruang udara yang membuatku bertanya. Mengapa tidak sedikit lagi kita singkirkan sisa ruang ini untuk sementara waktu mengisinya dengan cerita -\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"https:\/\/i2.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Alpha_Centauri.jpg?fit=1200%2C724&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":103,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=103","url_meta":{"origin":2327,"position":2},"title":"Mengejar Laporan","date":"29 April 2008","format":false,"excerpt":"Minggu, 27 April 2008 adalah hari yang melelahkan. Setelah dengan susah payah bergelut dengan UTS selama dua minggu, ternyata perjuangan masih belum usai. Masih ada seabrek tugas yang menunggu untuk diseleseikan, diantaranya adalah beberapa laporan praktikum salah satunya yaitu laporan praktikum elektronika analog bab Penguat Push Pull yang harus dikumpulkan\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2327"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2327"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2327\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}