{"id":2278,"date":"2014-03-27T17:36:55","date_gmt":"2014-03-27T17:36:55","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=2278"},"modified":"2014-03-27T17:36:55","modified_gmt":"2014-03-27T17:36:55","slug":"paperless-save-european-industry","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2278","title":{"rendered":"Paperless, Selamatkan Industri Eropa, Matikan Industri Nasional!"},"content":{"rendered":"<figure id=\"1706\" aria-describedby=\"caption-1706\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/2014\/03\/eropa-jenuh-indonesia-bisa-kuasai-pasar-kertas-dunia.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1706 size-medium\" alt=\"eropa-jenuh-indonesia-bisa-kuasai-pasar-kertas-dunia\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/2014\/03\/eropa-jenuh-indonesia-bisa-kuasai-pasar-kertas-dunia.jpg?resize=300%2C150\" width=\"300\" height=\"150\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-1706\" class=\"wp-caption-text\">Pabrik kertas<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Malam ini, tidak seperti biasanya saya berencana begadang hingga pagi.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lho kenapa? ada <em>kerjaan<\/em>?<em>\u00a0lembur?<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nggak<\/em> juga <em>sih<\/em>, <em>nggak <\/em>ada apa- apa. <em>Cuman<\/em> besok pagi saya berencana mudik, dan\u00a0\u00a0untuk itu saya harus\u00a0mengejar-ngejar <em>flight <\/em>pertama ke surabaya di jam 4.00 <em>\u00a0(ciee..\u00a0<\/em>mengejar, tukang bakso kalik dikejar <img src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-includes\/images\/smilies\/mrgreen.png?w=708&#038;ssl=1\" alt=\":mrgreen:\" class=\"wp-smiley\" style=\"height: 1em; max-height: 1em;\" data-recalc-dims=\"1\" \/> )\u00a0. <i>Itung-itungan<\/i> saya jika <em>flight<\/em> di jam segitu, berarti check-in di jam 3. Jika check-in di jam 3, ya berarti berangkat jam 2. Ya daripada tertinggal pesawat mendingan begadang deh. Karena <em>nggak<\/em> ada kegiatan dan untuk ngilangin <em>ngantuk<\/em>, <em>okelah<\/em> saya <em>iseng -iseng<\/em> <em>ngisi<\/em> kembali blog ini <img src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-includes\/images\/smilies\/mrgreen.png?w=708&#038;ssl=1\" alt=\":mrgreen:\" class=\"wp-smiley\" style=\"height: 1em; max-height: 1em;\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang <em>mau<\/em> ngomongin apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hm.. saya sekedar ingin <em>sharing<\/em>, saya (dan tentunya juga <em>sampeyan-sampeyan)<\/em>\u00a0sering mendapati slogan &#8211; slogan, entah itu di footer email atau koran, majalah, \u00a0yang berisi ajakan untuk mengurangi pemakaian kertas,\u00a0\u00a0&#8220;<em>save paper, save forest<\/em>&#8220;. <span style=\"text-decoration: underline;\">Yups<\/span>, Gerakan\u00a0<em>paperless, alias<\/em>\u00a0hemat kertas, untuk menyelamatkan hutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya sedang tidak pro ataupun kontra tentang gerakan ini. Saya hanya ingin kita berpikir\u00a0\u00a0jernih dengan dasar keilmuan yang jujur dalam menilai segala sesuatu. Tidak asal\u00a0<em>taklid,\u00a0<\/em>main <em>dukang-dukun<\/em>g sesuatu yang tidak jelas bagaimana asal &#8211; usulnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mencintai alam dan lingkungan itu tidak hanya bagus, tapi wajib, dan sesuatu yang \u00a0&#8220;hemat&#8221; juga baik. Semakin hemat-kan semakin bagus, apalagi jika tidak pakai kertas sama sekali. Malah lebih bagus.. <em>eh<\/em> tunggu dulu. <em>Nggak<\/em> pakai kertas? <em>trus gimana<\/em>? Disimpan dalam format digital semua?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kertas<i>, <\/i>yang<i>\u00a0<\/i>dibuat dari pohon akasia, dan jika kita menghemat penggunaan kertas maka menghemat pohon akasia yang digunakan untuk membuat kertas, jadi ini sama dengan menyelamatkan\u00a0hutan, yang berarti juga menyelamatkan lingkungan. Begitulah logikanya. <em>Eh<\/em>, tapi\u00a0yakin <em>nih<\/em> ada keterkaitan antara hemat kertas dengan lingkungan? Bukankah pohon yang digunakan untuk bahan baku kertas itu adalah pohon akasia ? dan pohon ini ditanam di\u00a0\u00a0hutan industri? Lalu dimana unsur penyelamatan hutannya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Logika saya, semisal\u00a0saya adalah juragan pulp\u00a0kertas, maka saya\u00a0<em>nggak <\/em>akan<em>\u00a0<\/em>mungkin <em>maen<\/em> tebang poho, tanpa menanaminya kembali, karena dari <em>itung-itungan<\/em> bisnis prospek jangka panjang, hal itu sama saja dengan bunuh diri. Kemudian,\u00a0yang kedua, bukankah penebangan hutan lindung itu melanggar Undang &#8211; Undang? Pabrik &#8211; pabrik pupl kertas itu secara legal, mempunyai hutan khusus industri yang digunakan untuk produksi kertas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu dari mana asalnya gerakan ini? Gerakan ini ternyata bermula dari eropa, dimana di eropa\u00a0saat ini sudah mencapai titik jenuh dalam produksi kertas. Industri &#8211; industri kertas di eropa sudah mengalami\u00a0kesulitan dalam mendapatkan bahan baku yang kemungkinan akan habis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu bagaimana dengan di Indonesia? Di Indonesia sebaliknya, \u00a0ketersediaan bahan baku kertas itu melimpah ruah. Dikarenakan daerah\u00a0tropis, maka pohon akasia yang merupakan bahan baku pulp kertas hanya membutuhkan waktu\u00a05 hingga\u00a07 tahun untuk bisa dipanen. Jauh berbeda dengan negara- negara di Eropa dan Amerika Latin dimana pohon akasia baru bisa dipanen setelah berumur 30 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ah<\/em>, mulai dapat benang merahnya-<em>kan<\/em>?\u00a0 Ternyata\u00a0akarnya bukan di masalah lingkungan namun persaingan dagang. Negara- negara Eropa takut kita menguasai pasar kertas dunia, sehingga kemudian<em>\u00a0<\/em>aturan mainnya diganti. Jangan gunakan kertas, tapi gunakan media digital. Karena jika digunakan kertas, maka industri kita yang akan tumbuh, namun jika digunakan\u00a0storage digital\u00a0maka\u00a0industri &#8211; industri di eropa yang akan tumbuh, mengingat bisnis storage digital sebagian besar dipegang oleh mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya nggak masalah dan menghargai saudara &#8211; saudara kita para aktivis lingkungan\u00a0yang\u00a0\u00a0tidak ingin menggunakan kertas karena alasan lingkungan, tapi saya akan angkat topi\u00a0jika mereka konsisten dalam gerakannya itu. Bukankah selama ini\u00a0peralatan\u00a0elektronik juga menjadi penyebab kerusakan lingkungan? Mulai dari kerusakan lingkungan hidup akibat\u00a0penambangan bahan &#8211; bahan untuk komponen elektronika, pemanasan global, hingga sampah elektronik yang dihasilkan. Lantas kenapa ini tidak ada gerakan untuk menolaknya juga? <em>Digital-less, save Our Enviroment<\/em>\u00a0 .. hehehe<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu kemudian dari segi keamanan data, apakah anda yakin data yang anda simpan di media digital, bisa begitu aman, seaman anda menggunakan kertas? Bukankah selama ini NSA telah menyadap data &#8211; data yang ada di Facebook, Google, Microsoft? Nah Lho.. \ud83d\udc7f<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malam ini, tidak seperti biasanya saya berencana begadang hingga pagi. Lho kenapa? ada kerjaan?\u00a0lembur? Nggak juga sih, nggak ada apa- apa. Cuman besok pagi saya berencana mudik, dan\u00a0\u00a0untuk itu saya harus\u00a0mengejar-ngejar flight pertama ke surabaya di jam 4.00 \u00a0(ciee..\u00a0mengejar, tukang bakso kalik dikejar )\u00a0. Itung-itungan saya jika flight di jam segitu, berarti check-in di jam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2279,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[200,241],"jetpack-related-posts":[{"id":3351,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3351","url_meta":{"origin":2278,"position":0},"title":"Bacalah!","date":"25 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"Sudah lebih dari satu bulan ini saya mendapat\u00a0assignment\u00a0untuk membantu mengerjakan sebuah project\u00a0bersama anggota tim yang lain di salah satu\u00a0bank nasional yang berlokasi di SCBD Jakarta. Tentu ini berarti mengubah sedikit banyak waktu kerja saya. Hampir tiap hari saya harus bolak balik Tangerang jakarta, bergelut dengan udara ibukota dan segala kemacetannya.\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":2254,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2254","url_meta":{"origin":2278,"position":1},"title":"Sampai Nanti Liang Lahat","date":"20 Maret 2014","format":false,"excerpt":"Tiba - tiba alarm berbunyi, mata masih sepet, dan waktu masih menunjukan pukul tiga pagi. Mata ini, saya paksa - paksa untuk terbuka. Setelah benar - benar yakin, semua nyawa saya telah menyatu :mrgreen: . \u00a0Maka saya buka kembali notebook untuk mulai belajar di pagi hari. memasak air untuk membikin\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i2.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2010\/08\/ta2.jpg?fit=500%2C375&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2446,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2446","url_meta":{"origin":2278,"position":2},"title":"Kopi Pagi Hari","date":"12 Desember 2014","format":false,"excerpt":"Dikarenakan kopi bubuk di meja kerja saya sudah habis, maka saya terpaksa untuk beli minuman hitam ini, namun karena nggak ada waktu, akhiranya saya iseng browsing - browsing online shop sebentar. Kemudian, memutuskan untuk membeli kopi Papua Wamena.\u00a0Baru kemarin sore kopi yang saya beli tersebut sampai, ah jangan tanya mengenai\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/wpid-img_20141211_1654101.jpg?fit=1200%2C900&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2278"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2278"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2278\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2279"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}