{"id":2254,"date":"2014-03-20T22:45:11","date_gmt":"2014-03-20T22:45:11","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=2254"},"modified":"2014-03-20T22:45:11","modified_gmt":"2014-03-20T22:45:11","slug":"sampai-nanti-liang-lahat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2254","title":{"rendered":"Sampai Nanti Liang Lahat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Tiba &#8211; tiba alarm berbunyi, mata masih <em>sepet<\/em>, dan waktu masih menunjukan pukul tiga pagi. Mata ini, saya paksa &#8211; paksa untuk terbuka. Setelah benar &#8211; benar yakin, semua <em>nyawa<\/em> saya telah menyatu <img src=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-includes\/images\/smilies\/mrgreen.png?w=708&#038;ssl=1\" alt=\":mrgreen:\" class=\"wp-smiley\" style=\"height: 1em; max-height: 1em;\" data-recalc-dims=\"1\" \/> . \u00a0Maka saya buka kembali notebook untuk mulai belajar di pagi hari. memasak air untuk membikin satu cangkir kopi panas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hah<\/em>! belajar? Memangnya masih kuliah <em>bung<\/em>? atau ada apa? Ujian?! <em>hm<\/em>&#8230; <em>nggak<\/em> lah, sudah dua tahun lebih saya lulus dari tempat saya kuliah Namun itu tidak serta merta menjadikan alasan untuk menghentikan kebiasaan saya ini kan? Bukankah jadi menyempitkan arti belajar itu sendiri dikala itu hanya kita lakukan jikalau ada ujian?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jikalau dulu yang dibaca adalah materi &#8211; materi kuliah, maka sekarang bisa lebih luas dan lebih eksploratif \u00a0sifatnya. Bisa jadi berupa hal &#8211; hal yang terkait dengan pekerjaan, atau bab &#8211; bab yang mungkin tidak ada kaitan dengan saya, namun ada suatu ketertarikan saya pada bidang itu. <em>Yups<\/em>, belajar <em>nggak<\/em> boleh pilih &#8211; pilih, apapun yang dihidangkan Tuhan sebagai ilmu, wajiblah kita &#8216;makan&#8217;, tak perlulah pertanyakan dulu manfaatnya untuk apa, karena saya yakin apapun yang Tuhan hidangkan pastilah bermanfaat, jika tidak sekarang, ya nanti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebiasaan seperti ini, telah saya lakukan jauh, semenjak saya duduk di bangku 4 SD. Terutama waktu ada ulangan harian, saya sering dibangunkan orang tua saya untuk belajar di pukul 4 pagi. Ya jam segitu untuk anak seumur saya memang masih terlalu pagi, tapi entah kenapa saya bersemangat waktu itu, ya kalau dulu, karena didorong oleh motivasi ingin dapat nilai bagus waktu ujian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun tak terasa kebiasaan itu kemudian terbawa, hingga kini, \u00a0tapi bukan motivasi <em>pengen<\/em>\u00a0dapat nilai bagus lagi. tapi karena perasaan saya saja yang\u00a0merasa diri saya masih belum cukup untuk tahu apa &#8211; apa. Sehingga meskipun kuliah telah usai, \u00a0saya tetaplah sebagai mahasiswa abadi, di universitas alam semesta ini, yang diharuskan untuk selalu belajar sampai nanti liang lahat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiba &#8211; tiba alarm berbunyi, mata masih sepet, dan waktu masih menunjukan pukul tiga pagi. Mata ini, saya paksa &#8211; paksa untuk terbuka. Setelah benar &#8211; benar yakin, semua nyawa saya telah menyatu . \u00a0Maka saya buka kembali notebook untuk mulai belajar di pagi hari. memasak air untuk membikin satu cangkir kopi panas. Hah! belajar? [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1097,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[63,267],"jetpack-related-posts":[{"id":377,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=377","url_meta":{"origin":2254,"position":0},"title":"Sistem Kebut Semalam?","date":"12 November 2008","format":false,"excerpt":"Sudah lama saya tidak memposting tulisan dalam blog saya yang tercinta ini. Mungkin ini karena saya terlalu larut dengan kesibukan kuliah saya (halah.. :mrgreen: ) . Ditambah, minggu - minggu ini adalah minggu dimana diadakan ujian tengah semester atau lebih kerennya disingkat dengan UTS atau Ujian Mid. Ada 8 mata\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i2.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2010\/08\/ta2.jpg?fit=500%2C375&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":70,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=70","url_meta":{"origin":2254,"position":1},"title":"Minggu Pretes","date":"27 Maret 2008","format":false,"excerpt":"Minggu pretes, itulah julukan yang tepat untuk hari - hari dalam seminggu ini. Betapa tidak setidaknya ada 3 pretes praktikum yang harus saya dan teman - teman hadapi. Jadi untuk itu saya harus belajar lebih keras lagi. Ngantuk dan letih itulah yang saya rasakan kemarin. Bayangkan saja, hari minggu saya\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":117,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=117","url_meta":{"origin":2254,"position":2},"title":"Dosen A atau B","date":"9 Mei 2008","format":false,"excerpt":"Suatu ketika seorang teman mengajak saya berdiskusi tentang dosen mana yang cara mengajarnya paling baik. Dosen A, B ataukah C, kemudian teman saya tersebut menyebut dosen A sebagai dosen yang paling baik cara mengajarnya, alasannya karena dengan dosen A tersebut, dia lebih mampu menyerap pelajaran yang diajarkan. Sedangkan dosen B\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/2008\/05\/untitled.jpg?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2254"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2254"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2254\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2254"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2254"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2254"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}