{"id":1947,"date":"2013-06-08T04:20:01","date_gmt":"2013-06-08T04:20:01","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=1947"},"modified":"2013-06-08T04:20:01","modified_gmt":"2013-06-08T04:20:01","slug":"tuhan-menakdirkanmu-namun-engkau-tak-rela","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1947","title":{"rendered":"Tuhan Menakdirkanmu, Namun engkau Tak Rela"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan kulit sawo matangnya. Namun engkau mengingkarinya dengan memutih-mutihkan kulit menggunakan segala cara, mulai kosmetika ini itu hingga terapi buatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan rambut hitamnya yang kaya akan pigmen. Namun engkau menolaknya dengan mewarnai rambutmu dengan bermacam perwarna artifisial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan mata hitam-nya. Namun engkau menghindarinya, dengan mewarnai-nya dengan bermacam contact lens yang berwarna &#8211; warni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan segala budaya adiluhungnya, \u00a0mulai dari wayang, tari Remo, tari piring, dan sebagainya. Namun engkau membantahnya, dengan lebih menggandrungi <em>break dance<\/em>,<em> hip-hop<\/em> dan segala musik <em>ngak \u00a0ngek ngok<\/em> yang kebarat-baratan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, namun engkau tidak rela. Kemudian membarat-baratkan diri, menyerupa &#8211; nyerupakan dirimu, dengan orang &#8211; orang eropa. Dan itu semua karena engkau takut dikira kuno, kolot dan tidak moderen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal Tuhan menakdirkanmu menjadi bersuku &#8211; suku dan berbangsa &#8211; bangsa agar saling mengenal satu dengan yang lain. Maka mengapa engkau dustakan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan kulit sawo matangnya. Namun engkau mengingkarinya dengan memutih-mutihkan kulit menggunakan segala cara, mulai kosmetika ini itu hingga terapi buatan. Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan rambut hitamnya yang kaya akan pigmen. Namun engkau menolaknya dengan mewarnai rambutmu dengan bermacam perwarna artifisial. Tuhan menakdirkanmu menjadi orang Indonesia, dengan mata hitam-nya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[8],"tags":[199,268,494],"jetpack-related-posts":[{"id":2392,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2392","url_meta":{"origin":1947,"position":0},"title":"Negara Syukur Republik Indonesia","date":"19 November 2014","format":false,"excerpt":"Selamat datang, di negeriku tercinta Indonesia. Sebuah negara rasa syukur. Tidak ada di belahan dunia lain di seluruh dunia, ada sebuah negara yang memiliki rakyat dengan manajemen syukur melebihi apa yang dimiliki bangsa Indonesia. Peristiwa termutakhir ini pun semakin memperkuat prestasi dari manjemen sabar - syukur yang tiada taranya di\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Sosial Politik\"","img":{"src":"https:\/\/i2.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/10918009-indonesia-flag-painted-on-old-brick-wall.jpg?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1929,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1929","url_meta":{"origin":1947,"position":1},"title":"Berdoa Sebagai Wujud Kehambaan","date":"2 Juni 2013","format":false,"excerpt":"Banyak dari kita manusia, dengan penuh kepercayaan diri, meminta - minta kepada Tuhan, (bahkan tak jarang hingga mendikte - dikte Tuhan) akan sesuatu hal yang sebenarnya tidak kita ketahui benar baik - buruknya, selain melalui penilaian akal pikiran kita yang sempit ini. \u00a0Padahal Tuhan telah memberikan petunjuk bahwa apa yang\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":2054,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2054","url_meta":{"origin":1947,"position":2},"title":"Kapitalisasi Ibadah","date":"21 Agustus 2013","format":false,"excerpt":"Dunia sebagai Metode atau Tujuan? Menurut budaya dan sikap perilaku manusia berserta tata sistem yang dimiliki, ada yang memandang dunia ini sebagai tujuan. Seluruh aktivitas manusia dilaksanakan dengan membuat sebuah asumsi bahwa dunia adalah final dan segala - galanya. \u00a0Mulai dari orang lahir, bersekolah, bekerja hingga berkarir tujuannya adalah mengejar\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1947"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1947"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1947\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1947"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1947"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1947"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}