{"id":1849,"date":"2012-08-28T13:58:33","date_gmt":"2012-08-28T13:58:33","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=1849"},"modified":"2012-08-28T13:58:33","modified_gmt":"2012-08-28T13:58:33","slug":"membela-iblis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1849","title":{"rendered":"&#8216;Membela&#8217; Iblis"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/fire_01.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"background-image: none; margin: 2px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: left; padding-top: 0px; border-width: 0px;\" title=\"fire_01\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/08\/fire_01_thumb.jpg?resize=244%2C184\" alt=\"fire_01\" width=\"244\" height=\"184\" align=\"left\" border=\"0\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a>Tuhan tidaklah pernah mengajarkan kita untuk membenci siapapun. Termasuk pada Iblis sekalipun. Coba tunjuk satu ayat saja yang menunjukkan perintah membenci iblis? Saya sendiri belum pernah menemuinya, yang ada hanyalah \u201cjangan kau ikuti langkah-langkah iblis\u201d. Iblis adalah musuhmu yang nyata.<\/p>\n<p align=\"justify\">Ibarat pertandingan sepak bola, Allah memberikan musuh kepada\u00a0 manusia yaitu Iblis, namanya musuh, ya jangan di ikuti, tapi musuh juga jangan dibenci. Karena dalam pertandingan, musuh adalah ujian sehingga dapat dilihat kualitas dari manusia.<\/p>\n<p align=\"justify\">Pertanyaan saya adalah, Jika adam turun ke surga karena iblis. Lalu siapa yg menghendaki iblis untuk menggoda manusia? Sedangkan tidak ada kejadian melainkan semua adalah kehendakNya<\/p>\n<p align=\"justify\"><!--more--><\/p>\n<p align=\"justify\">Ada pendapat yang mengatakan, Iblis dulu bernama Ajajil dia mendapatkan tempat paling depan untuk memimpin tawaf di Baitul Makmur, baru kemudian di belakangnya diikuti oleh para malaikat. Ketika Allah membuka sebuah audisi, untuk peran antagonis dalam \u2018drama\u2019 penciptaan dan perjalanan manusia sebagai khalifah di bumi, para Malaikat takut menerima peran itu, kecuali Ajajil.<\/p>\n<p align=\"justify\">Dan setelah Adam diciptakan, dimulailah skenario kepada Ajajil yang diberi gelar \u201cIblis\u201d, artinya \u201cSang Pembangkang yang congkak dan takabur\u201d.<\/p>\n<p align=\"justify\">Ketika adam diciptakan dan Tuhan memerintahkan sujud semua malaikat. Maka malaikat yg lain sujud. \u201cmari kita sujud pada selain Tuhan\u201d. Kecuali iblis yang menolak<\/p>\n<p align=\"justify\">Ada pendapat yang mengatakan bahwa Iblis tidak sujud kepada Adam karena tauhid iblis yang sangat murni. Sebelum dia di mendapat gelar \u201cIblis\u201d,\u00a0 ia adalah ketua dari para malaikat, telah menyembah Allah 700ribu tahun sebelum malaikat-malaikat yang lain.<\/p>\n<p align=\"justify\">Pendapat lain\u00a0 mengatakan, ketika Allah berfirman dalam QS. Al Baqarah: 34, QS. Al Israa\u2019: 17, QS. Thaahaa: 116<\/p>\n<blockquote>\n<p align=\"justify\">\u201c<em>Waid kulna lil malaikati yasjudu ila adam, fasjudu illa iblis<\/em>\u201d,<\/p>\n<p align=\"justify\">\u201cDan ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat. Sujudlah engkau kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis\u201d.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p align=\"justify\">Jika dicermati teks nya, perintah Allah, hanya ditujukan kepada malaikat, bukan iblis. Jadi pendapat ini menyatakan Iblis tidak mau bersujud, karena hanya Malaikat yang disuruh. Iblis cukup hanya bersujud pada Tuhannya saja.<\/p>\n<p align=\"justify\">Kita bukanlah tuan atas keinginan kita sendiri. Begitupun Iblis, siapakah yang menggerakkan iblis hingga enggan iblis sujud? Jelaslah ini semua adalah \u201cskenario\u201d Tuhan, dimana iblis memang diperintahkan seperti itu sehingga kita manusia dapat menyelami keesaanNya. Tidak ada yang namanya pilihan bebas. Semua pilihan adalah milikNya. Begitupun pilihan iblis untuk sujud atau tidak adalah milikNya juga. Seandainya Tuhan menghendaki Iblis untuk sujud. Iblis pasti sujud. Apakah yang sulit bagi Tuhan?<\/p>\n<p align=\"justify\">Tuhan telah menghendaki Iblis bersikap seperti itu. Sehingga dengannya. Manusia semua di uji, sehingga terlihat mana yang imannya benar-benar kuat, dan diantara manusia dapat dipilih, mana yang ikhlas padaNya, mana yang hanya menjilatNya<\/p>\n<p align=\"justify\">Iblispun berkata saat dilaknat Tuhan:<\/p>\n<blockquote>\n<p align=\"justify\">\u201cDengan KekuatanMu. akan kusesatkan mereka (anak cucu Adam) kecuali mereka yang Engkau pelihara\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<p align=\"justify\">Jadi iblis mensesatkan manusia memang atas kehendak Tuhan. Iblis adalah kaki tanganNya untuk menguji manusia. Jika bisa kita ibaratkan Iblis adalah dosen penguji yang menguji, mana manusia yang lulus mana yang tidak.<\/p>\n<p align=\"justify\">Seolah-olah Tuhan berkata pada Iblis :<\/p>\n<blockquote>\n<p align=\"justify\">\u2018Temukan mereka yang tidak mencintaiKu. karena orang-orang yang mencintaiKu akan kulindungi dan berada di luar jangkauan kekuasaan yang Aku kuasakan padamu (iblis)\u2019<\/p>\n<\/blockquote>\n<p align=\"justify\">Iblis adalah penjaga IstanaNya yang mengusir siapapun diantara manusia yang tak pantas hadir di depan pintuNya. Melalui Iblis, Tuhan singkapkan siapa &#8211; siapa saja yang tak pantas masuk hadiratNya..<\/p>\n<p align=\"justify\">Demi melaksanakan tugas ini, yaitu menggoda umat manusia. Iblis rela berkorban menerima kutukan dan Laknat Tuhan.<\/p>\n<p align=\"justify\">Seolah &#8211; olah Tuhan berkata pada Iblis:<\/p>\n<blockquote>\n<p align=\"justify\">\u201cmari kita rancang pertengkaran ini. Agar mereka yang membenciKu. menampakan dirinya melalui kau dan kesaksian mereka (manusia) melaluimu (iblis) akan memberatkan mereka di hari akhir nanti<\/p>\n<\/blockquote>\n<p align=\"justify\">Iblis adalah makhluk yang benar-benar bersujud kepada Tuhan, tapi tidak mau bersujud kepada manusia. Bagaimana dengan manusia? ia\u00a0 tidak benar-benar bersujud kepada Tuhan justru lebih memilih bersujud kepada selainNya. Cobalah dipikir kembali, lebih baik mana Iblis dengan manusia?<\/p>\n<p align=\"justify\">Yang memerintahkan Iblis menolak bersujud kepada Adam adalah Allah. Yang memerintahkan Iblis menggoda Adam agar memakan buah Kuldi, juga Allah sendiri. Bahkan yang menyuruh Iblis memusuhi Allah, adalah Dia juga. Karena Allah Maha berkuasa atas segala sesuatu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Iblis berkata kepada anak cucu Adam,<\/p>\n<blockquote>\n<p align=\"justify\">\u201cWahai Anak Adam, sebenarnya aku menolak bersujud kepada Bapakmu, karena aku takut engkau balik bersujud kepadaku. Cukuplah engkau bersujud kepada Yang Menciptakanmu saja\u201d.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p align=\"justify\">Demikian, <em>Wallah hu\u2019allam bishowab<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tuhan tidaklah pernah mengajarkan kita untuk membenci siapapun. Termasuk pada Iblis sekalipun. Coba tunjuk satu ayat saja yang menunjukkan perintah membenci iblis? Saya sendiri belum pernah menemuinya, yang ada hanyalah \u201cjangan kau ikuti langkah-langkah iblis\u201d. Iblis adalah musuhmu yang nyata. Ibarat pertandingan sepak bola, Allah memberikan musuh kepada\u00a0 manusia yaitu Iblis, namanya musuh, ya jangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[8],"tags":[193,302,561],"jetpack-related-posts":[{"id":3536,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3536","url_meta":{"origin":1849,"position":0},"title":"Berguru Pada Debu","date":"7 Mei 2016","format":false,"excerpt":"Debu yang bertebangan itu. Di jalan setapak ini. Pernahkah kita barang sesaat memperhatikannya. Maka,\u00a0 Sekali saja, disamping kesibukan ini. Cobalah duduk dan merenung sejenak, lalu berguru pada sebutir debu Debu - debu yang\u00a0penuh dengan keikhlasan menjalani takdir sejatinya. Apa kita pernah mendengarkan dengan telinga kita, keluh kesah darinya? Apa kita\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":901,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=901","url_meta":{"origin":1849,"position":1},"title":"Aku Tidak Tahu..","date":"18 Mei 2010","format":false,"excerpt":"Aku tidak tahu apakah diriku pembahagia ataukah penderita. Akupun tidak pernah mengerti apakah sebagai malaikat ataukah iblis. Rahasia selalu tersembunyi dibalik setiap malam yang mengerti benar arti semua rindu serta semua mimpi. Begitupula dengan kegundahan atau kesedihan, aku tak pernah berharap itu dikarenakanku. Dan mengenai tangis, aku serta merta tidak\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2011\/04\/alone.jpg?fit=500%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1319,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1319","url_meta":{"origin":1849,"position":2},"title":"Tidak Boleh Kecewa","date":"21 Juli 2011","format":false,"excerpt":"Memang, terkadang Tuhan memberikan cobaan yang hampir-hampir\u00a0 saja membuat kita putus asa dan hilang kesabaran. Cobaan yang diberikan terkadang membuat diri kita seolah olah ditinggalkan begitu saja oleh Tuhan. Haruslah diakui, setiap manusia dalam hidupnya pasti akan mengalami saat dimana dia kecewa dengan Tuhan. Sadar ataupun tidak, kita pernah mengalaminya.\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2011\/11\/ilustrasi_101122120315.jpg?fit=360%2C260&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1849"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1849"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1849\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1849"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1849"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1849"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}