{"id":1834,"date":"2012-07-26T12:29:32","date_gmt":"2012-07-26T12:29:32","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=1834"},"modified":"2012-07-26T12:29:32","modified_gmt":"2012-07-26T12:29:32","slug":"puasa-cara-sederhana-untukmu-berbahagia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1834","title":{"rendered":"Puasa Cara Sederhana untukmu Berbahagia"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\"><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/happines.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"background-image: none; border-right-width: 0px; margin: 2px auto; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; padding-top: 0px\" title=\"happines\" border=\"0\" alt=\"happines\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/happines_thumb.jpg?resize=343%2C233\" width=\"343\" height=\"233\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><\/p>\n<p align=\"justify\">Semua orang di dunia ini melakukan hal apa saja dalam hidupnya sebenarnya bertujuan ingin bahagia, ingin sejahtera, ingin tentram, hingga dia habiskan usianya, darahnya, keringatnya untuk mengejar \u2013 mengejar sesuatu yang menurutnya itu kebahagiaan.<\/p>\n<p align=\"justify\">Karena dalam pikirannya, kebahagiaan itu sesuatu yang harus dicari, dibeli dibangun dengan komponen \u2013komponen materi. Namun begitu yang dicari itu&#160; tercapai, barulah sadar, \u201ceh bukan ini yang namanya kebahagiaan\u201d.<\/p>\n<p align=\"justify\">Puasa, adalah cara sederhana untukmu berbahagia. Ada dua kebahagiaan yang didapatkan mereka yang berpuasa, yang pertama ketika berbuka, dan yang kedua ketika mereka bertemu Tuhannya.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p align=\"justify\">Bagaimana nikmat dan bahagianya orang yang berbuka, tentu tidak akan bisa dirasakan mereka yang tidak pernah berpuasa dan pekerjaanya hanya menumpahkan hawa nafsu. <\/p>\n<p align=\"justify\">Puasa mengajarimu kesederhanaan cara untuk bahagia. Maksudnya&#160; kebahagiaan tidaklah bisa kita dapat di luar sana. Tapi kebahagiaan bisa kamu peroleh berlimpah \u2013 limpah di dalam hatimu sendiri ketika ia sudah&#160; tidak terikat lagi&#160; dengan apa yang kau ingini.<\/p>\n<p align=\"justify\">Mereka yang tidak berpuasa, hanya akan mampu merasakan nikmatnya makan. Sedangkan mereka yang berpuasa mampu merasakan nikmatnya lapar dan juga berbuka.<\/p>\n<p align=\"justify\">Puasa mengajarimu untuk bisa menikmati segala hal dan kondisi di dalam hidupmu. Karena semua adalah bagian dari rahmatNya, yang tentu haruslah kita syukuri<\/p>\n<p align=\"justify\">Jika hati kita masih merasakan&#160; kesedihan, entah karena kehilangan sesuatu. Apakah itu barang ataukah jabatan atau apapun. Maka ketahuilah itu tanda&#160; hati kita yang masih terikat pada dunia.<\/p>\n<p align=\"justify\">Puasa mengajarimu, untuk tidak terikat dengan dunia, engkau berpuasa, semata karena Allah yang memerintahkan. Begitupun kala berpuka, bukan karena lapar dan dahaga namun karena Allah pulalah yang memerintahkan berbuka.<\/p>\n<p align=\"justify\">Selamat berpuasa kawan. Dan mari temukan kebahagiaan \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semua orang di dunia ini melakukan hal apa saja dalam hidupnya sebenarnya bertujuan ingin bahagia, ingin sejahtera, ingin tentram, hingga dia habiskan usianya, darahnya, keringatnya untuk mengejar \u2013 mengejar sesuatu yang menurutnya itu kebahagiaan. Karena dalam pikirannya, kebahagiaan itu sesuatu yang harus dicari, dibeli dibangun dengan komponen \u2013komponen materi. Namun begitu yang dicari itu&#160; tercapai, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[6,8],"tags":[207,445,456],"jetpack-related-posts":[{"id":2037,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2037","url_meta":{"origin":1834,"position":0},"title":"Ramadhan Tak Berakhir, Karena Hadirnya Sepanjang Zaman","date":"7 Agustus 2013","format":false,"excerpt":"\u201cDi malam terakhir Ramadhan, menangislah tujuh petala langit dan tujuh petala bumi dan para malaikat, karena akan berlalunya Ramadhan, dan juga keistimewaannya.\u201d Demikian sebuah hadist Rasulullah Muhammad s.a.w tentang akhir bulan ramadhan. Para malaikat bersedih akan berlalunya Ramadhan, kita yang manusia biasa \u00a0-- bisa jadi ada yang bersedih, ada juga\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":1314,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1314","url_meta":{"origin":1834,"position":1},"title":"Masalah - 2","date":"21 Juli 2011","format":false,"excerpt":"Tulisan ini menjelaskan tulisan singkat saya sebelumnya. Kita semua, manusia dalam hidup,\u00a0 pasti pernah - bahkan sering mengalami rasa kecewa, sakit hati dan keputus-asaan. Ini adalah suatu sikap yang wajar- wajar saja dan normal, karena\u00a0 memangTuhan menciptakan manusia dengan segala kesempurnaan dan juga keterbatasan. Kegagalan, sakit hati dan kekecewaan memang\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/problem.jpg?fit=500%2C373&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2064,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2064","url_meta":{"origin":1834,"position":2},"title":"Merdeka dan Berdaulat Dalam Puasa","date":"23 Agustus 2013","format":false,"excerpt":"Puasa itu UntukKu Ketika Allah mengungkapkan \"Puasa itu untukKu\", kita harusnya memahami dengan arif, bahwa itu bukan berarti Allah membutuhkan puasa kita, Allah terlalu Akbar untuk membutuhkan ibadah manusia. Kita tahu segala sesuatu ibadah itu adalah untuk Allah, \u00a0Dan segala sesuatu yang untuk Allah, sebenarnya adalah untuk kepentingan manusia itu\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1834"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1834"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1834\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}