{"id":1572,"date":"2012-01-22T22:42:07","date_gmt":"2012-01-22T15:42:07","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=1514"},"modified":"2012-01-22T22:42:07","modified_gmt":"2012-01-22T15:42:07","slug":"catatan-tepian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1572","title":{"rendered":"Catatan Tepi"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\"><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/ruangtedy.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/images-11.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"1516\" data-permalink=\"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?attachment_id=1516\" data-orig-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/images-1.jpg?fit=327%2C154&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"327,154\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"images (1)\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/images-1.jpg?fit=300%2C141&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i1.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/images-1.jpg?fit=327%2C154&amp;ssl=1\" class=\"alignleft  wp-image-1516\" title=\"images (1)\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/ruangtedy.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/images-11.jpg?resize=240%2C113\" alt=\"\" width=\"240\" height=\"113\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a>Malam ini, seperti biasa, antara aku, bayanganku dan sunyiku, bercengkrama di tepian panjang hidup. Kami perbincangkani setiap baris hingga setiap karakter masa. Sementara di luar rintik hujan begitu sibuk mengirimkan pesan \u2013 pesan pada tiap perindu yang sedang dibalut keriuh-rendahan rasa pada hatinya.<\/p>\n<p align=\"justify\">Mengetikkan karakter per karakter menjadi teramat sulit, karena begitu bercampurnya perasaan, dan begitu dinamisnya perasaan. Kadang sedih teramat sedih, kemudian bahagia tertawa \u2013tawa, semua terjadi begitu cepat. Sangat sulit jika tidak ingin dikatakan mustahil &#8211; mewakilkannya ke dalam kata \u2013 kata yang hanya disusun dari 26 karakter abjad.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p align=\"justify\">Sesaat ku tengok, di luaran sana, sudah berapa lama manusia hanya sibuk menghasilkan simbolisme \u2013 simbolisme yang berbeda untuk kenyataan yang sama, mereka telah menguras seluruh waktu dan tenaganya untuk terus mengulangi dan mengulangi kebodohan dan keterperosokan yang sama, meskipun mereka membungkusnya dengan perlambang-perlambang baru sambil meyakin-yakinkan dirinya atas simbolisme \u2013 simbolisme itu<\/p>\n<p align=\"justify\">Cinta dijejalkan, dipaksa masuk dalam kata \u2013 kata. Dijatuhkan, dijual begitu murah menjadi sebatas ritual \u2013 ritual. Cinta telah dikacaubalaukan bentuknya, dihancurkan, diinjak-injak hingga tidak bisa di bedakan lagi, manakah cinta, manakah nafsu, manakah pamrih, manakah ego. Semua bercampur di dalam dunia yang serba materi.<\/p>\n<p align=\"justify\">Seharusnya mereka tahu,bahwa mereka yang memuja mata, tidak akan pernah punya penglihatan. Tertipu, tertipu, tertipulah mereka yang mengagung-agungkan matanya<\/p>\n<p align=\"justify\">Aku? Tidak, jangan pernah berharap aku melakukan hal yang sama. Jangan pernah berharap aku mengikuti. Karena aku memiliki duniaku sendiri di dalam hatiku, dengan kedaulatan akan perasaannya sendiri, kedaulatan akan aturannya sendiri, kedaulatan akan pemerintahnya sendiri. Yang tidak ada satupun di dunia ini boleh atau bisa mengintervensinya. Apakah itu kamu, kamu ataupun kamu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Dunia dan isinya sudah usai bagiku. Ruang dan waktu hanyalah menipu. Apalagi sekedar kamu!<\/p>\n<p align=\"justify\">Cintaku tak bisa dijejalkan dalam perayaan. Ia sudah megah bahkan sebelum diutarakan. Cintaku tanpa bahasa. Dia sudah menjadi oksigen. Dia ada dimana \u2013 mana. Cintaku telah ku ungkapkan dalam setiap gerak, setiap pemikiran, setiap ide, setiap bakti pada kehidupan. Cintaku untuk menjaga, bukan memiliki. Memiliki adalah ego, dan ego bukanlah sifat sejati pecinta. Tuhan, \u00a0hanya Tuhanlah yang paling berhak untuk memilki.<\/p>\n<p align=\"justify\">Duh Gusti Allah, kami adalah makhluk yang Engkau istimewakan, namun yang kami himpun adalah kebodohan, yang kami rayakan tidak lebih dari kebodohan, dan yang kami banggakan tidak jauh dari kebodohan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malam ini, seperti biasa, antara aku, bayanganku dan sunyiku, bercengkrama di tepian panjang hidup. Kami perbincangkani setiap baris hingga setiap karakter masa. Sementara di luar rintik hujan begitu sibuk mengirimkan pesan \u2013 pesan pada tiap perindu yang sedang dibalut keriuh-rendahan rasa pada hatinya. Mengetikkan karakter per karakter menjadi teramat sulit, karena begitu bercampurnya perasaan, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1517,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[2,6,8],"tags":[],"jetpack-related-posts":[{"id":3955,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=3955","url_meta":{"origin":1572,"position":0},"title":"Instrumentasi Tuhan","date":"10 Desember 2017","format":false,"excerpt":"Terkadang untuk menemani aktivitas saya membaca atau bekerja, saya sering ditemani lagu yang diputar melalui aplikasi spotify di gawai yang saya miliki. Memang mendengarkan musik\u00a0 akan membantu kita untuk lebih fokus dan seringkali bisa mengubah\u00a0mood seseorang. Dari yang semula sedih, menjadi gembira, atau mungkin malah sebaliknya. Kita juga biasanya memiliki\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":135,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=135","url_meta":{"origin":1572,"position":1},"title":"Jangan Hiraukanku","date":"20 Juni 2008","format":false,"excerpt":"Sekali - kali 'ku tak pernah ingin mengganggumu. Sungguh bukan demikian inginku. Aku hanya ingin melihat dirimu, sekilas dibalik bayang gelapku. Jangan kau takut manis, aku tak ingin membuatmu risau meskipun hanya sekali. Jangan juga engkau bertanya siapa aku. Aku bukanlah siapa - siapa, aku hanya seorang cameo di panggung\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":2724,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=2724","url_meta":{"origin":1572,"position":2},"title":"Proxima Centauri (Bagian ke - 4)","date":"17 April 2015","format":false,"excerpt":"Sampai suatu masa takdir mempertemukan aku dan Kimya di sebuah ruang dan waktu. Suatu takdir di sebuah gerbong kereta api yang melaju. \u00a0Sebuah takdir yang telah Tuhan rencanakan sebelum Dia menciptakan alam semesta ini. Sebuah takdir pertemuan yang \u00a0mengubah hidup seorang laki - laki untuk selamanya. Sebuah pertemuan yang menerobos\u00a0tidak\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"https:\/\/i2.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Alpha_Centauri.jpg?fit=1200%2C724&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1572"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1572"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1572\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}