{"id":134,"date":"2008-06-13T08:54:24","date_gmt":"2008-06-13T01:54:24","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=134"},"modified":"2008-06-13T08:54:24","modified_gmt":"2008-06-13T01:54:24","slug":"lelahku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=134","title":{"rendered":"Lelahku"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align:justify;\">Angin, saat ini ku tak ingin disini, bawaku berlari ke duniamu, terbang bersama awan &#8211; awan putih, menikmati kasihku di langit biru. &#8216;Ku telah lelah disini, penatku tiada menahan, sakitku tiada bertepi, perasaanku tertransformasi dalam tubuh dan raga yang hilang ini. Aku terkapar dalam kensunyian yang memekakan telingaku. Aku terserak dalam kemegahan zaman. Dan aku tertatih merangkak dalam jalan &#8211; jalan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Kumohon sekarang ini bawalah aku bersamamu, meninggalkan sementara segala kekacauan ini, bawalah aku ke tempat dimana aku bisa bernafas, dimana aku diterima sebagai &#8220;seseorang&#8221;. Kumohon, hentikan waktu ini sejenak untukku, aku ingin sejenak membaringkan segala kelelahanku, segala kesakitanku, dan segala kelu dalam hatiku ini.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Aku hanyalah abu yang terbuang diantara kobaran api yang menyala membakar dunia, aku hanyalah partikel yang terhambur oleh momentum semesta. Aku hanya bisa menahan segala luka yang menggores dalam hatiku di malam gelap ini, sembari berharap akan datangnya fajar yang menjadi obat segala perih ini. Duhai Tuhanku, Engkaulah yang memegang seluruh isi hatiku, Tunjukkanlah dimana aku harus melangkah di jalanMu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Angin, saat ini ku tak ingin disini, bawaku berlari ke duniamu, terbang bersama awan &#8211; awan putih, menikmati kasihku di langit biru. &#8216;Ku telah lelah disini, penatku tiada menahan, sakitku tiada bertepi, perasaanku tertransformasi dalam tubuh dan raga yang hilang ini. Aku terkapar dalam kensunyian yang memekakan telingaku. Aku terserak dalam kemegahan zaman. Dan aku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[2,6],"tags":[71,115,232,242],"jetpack-related-posts":[{"id":124,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=124","url_meta":{"origin":134,"position":0},"title":"Salam Untukmu","date":"2 Juni 2008","format":false,"excerpt":"Salam untuk engkau duhai gadis pujaan hati. Tiada detik yang kulewatkan melainkan selalu mengingatmu. Tiada mimpi dalam tidurku melainkan memimpikanmu. Tiada hari dalam hidupku melainkan mencintaimu. Sungguh mati, malam ini serasa kau disini, menemani sunyiku di tengah kebisingan dunia. Bercengkrama dan bermesra dalam dinginnya malam. Duhai gadis, jangan kau bunuh\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":1235,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1235","url_meta":{"origin":134,"position":1},"title":"Biarkan Saja..","date":"30 April 2011","format":false,"excerpt":"Kemanapun aku berada, bayangmu selalu ada, dan menampakan diri di setiap penglihatan. Bersembunyi dimana lagi ku harus?Sedangkan di setiap persembunyian kau selalu temukanku. Kepada siapa lagi ku harus bertanya tentang semua? Kucoba bertanya pada angin malam, mereka hanya menjawab sepi. Ku berbicara pada langit malam, mereka juga menjawab sunyi. Biarkan\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.tedy.saputro.dev\/wp-content\/uploads\/2011\/04\/alone.jpg?fit=500%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1571,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1571","url_meta":{"origin":134,"position":2},"title":"Lupakan, Lupakan Saja","date":"17 Januari 2012","format":false,"excerpt":"Perlahan, kujejakkan kaki \u2013 kaki yang lelah menapaki jalan \u2013 jalan kecil diantara belantara metropolitan. Ditemani Senja yang berarak pulang di ufuk barat. Asap knalpot beterbangan menghias \u2013menyapa setiap sela \u2013 sela kendaraan. Diantara gedung \u2013 gedung tinggi yang angkuh menantang langit. Kebisingan sana \u2013 sini, kesibukan, keriuhan manusia yang\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/134"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=134"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/134\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}