{"id":1319,"date":"2011-07-21T21:10:03","date_gmt":"2011-07-21T14:10:03","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=1319"},"modified":"2011-07-21T21:10:03","modified_gmt":"2011-07-21T14:10:03","slug":"tidak-boleh-kecewa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1319","title":{"rendered":"Tidak Boleh Kecewa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Memang, terkadang Tuhan memberikan cobaan yang hampir-hampir\u00a0 saja membuat kita putus asa dan hilang kesabaran. Cobaan yang diberikan terkadang membuat diri kita seolah olah ditinggalkan begitu saja oleh Tuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Haruslah diakui, setiap manusia dalam hidupnya pasti akan mengalami saat dimana dia kecewa dengan Tuhan. Sadar ataupun tidak, kita pernah mengalaminya. Kekecewaan itu ada yang diungkapkan dan ada pula yang dipendam dalam hati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertanyaannya, Bolehkah kita kecewa terhadap Tuhan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more-->Jawaban singkatnya adalah Tidak. Kita tidak boleh kecewa terhadap Tuhan. Kekecewaan terhadap Tuhan muncul karena kita masih memiliki jarak denganNya- kita belum mengenal Tuhan, baik\u00a0 secara<em> zahir<\/em> maupun secara batin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kekecewaan ini tidak akan muncul jika kita menyadari tentang hakikat diri kita sebagai hamba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah seorang hamba mempunyai pilihan terhadap hidupnya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang hamba <a class=\"zem_slink\" title=\"Allah\" href=\"http:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Allah\" rel=\"wikipedia\">Allah<\/a> adalah ibarat seorang bayi yang berada dalam pangkuan ibunya,\u00a0 dia pasrah atas apapun yang menimpanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika jarak antara hamba dengan Tuhan telah lenyap, maka dia tidak akan bisa lagi berdoa untuk dirinya. Bagaimana mungkin dia bisa berdoa untuk dirinya sedangkan dirinya telah hilang dalam keagungan Allah?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika\u00a0 anda mengatakan mengenal Tuhan tapi masih saja merasakan kecewa denganNya dan segala ketetapanNya, saya curiga anda belum benar-benar mengenal-Nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Mendoakan Orang Lain<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu ciri orang yang dekat dengan Tuhan adalah doanya untuk orang lain dikabulkan Tuhan, karena itulah marilah kita belajar mendoakan orang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikanlah doa terbaik anda untuk orang-orang yang anda cintai, untuk sahabat-sahabat anda dan untuk siapapun. Ketahuilah, bahwasannya doa dari sahabat kepada sahabatnya yang lain &#8211; tanpa diketahui oleh orang yang didoakan &#8211; akan dikabulkan oleh Tuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika suatu saat anda dikecewakan oleh seseorang, cobalah anda doakan agar dia diampuni Tuhan. Nanti anda akan merasakan hasil yang luar biasa, baik terhadap diri anda ataupun terhadap orang yang mengecawakan anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan berdoa yang jelek terhadap orang lain walaupun terhadap musuh kita sekalipun. Jangan pula mengadukan hal-hal buruk seseorang kepada Tuhan walaupun orang tersebut jahat. Lebih baik kita merasa bersalah dihadapan Tuhan karena Dia menyukai orang-orang yang merendah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dekatilah Dia dengan rendah diri dan rasa bersalah, karena Dia menyukai orang-orang\u00a0 yang &#8220;tahu diri&#8221;. Kenalilah dirimu maka engkau akan mengenal Tuhanmu, dan proses mengenal diri itu tidak bisa begitu saja, harus melalui proses yang panjang dan bertahap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecewa, susah, derita, bahagia, adalah proses manusia dalam mengenal dirinya. Jika kita telah mengenal Tuhan maka kita tidak lagi memikirkan tentang diri sendiri ataupun tentang ego kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mudah-mudahan uraian singkat ini akan membuka sedikit hijab, pembatas antara kita dengan Tuhan. Dan semoga Allah senantiasa berkenan menuntun kita ke jalan-Nya yang lurus dan benar, amin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memang, terkadang Tuhan memberikan cobaan yang hampir-hampir\u00a0 saja membuat kita putus asa dan hilang kesabaran. Cobaan yang diberikan terkadang membuat diri kita seolah olah ditinggalkan begitu saja oleh Tuhan. Haruslah diakui, setiap manusia dalam hidupnya pasti akan mengalami saat dimana dia kecewa dengan Tuhan. Sadar ataupun tidak, kita pernah mengalaminya. Kekecewaan itu ada yang diungkapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1596,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[6,8],"tags":[],"jetpack-related-posts":[{"id":1929,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1929","url_meta":{"origin":1319,"position":0},"title":"Berdoa Sebagai Wujud Kehambaan","date":"2 Juni 2013","format":false,"excerpt":"Banyak dari kita manusia, dengan penuh kepercayaan diri, meminta - minta kepada Tuhan, (bahkan tak jarang hingga mendikte - dikte Tuhan) akan sesuatu hal yang sebenarnya tidak kita ketahui benar baik - buruknya, selain melalui penilaian akal pikiran kita yang sempit ini. \u00a0Padahal Tuhan telah memberikan petunjuk bahwa apa yang\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":1367,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1367","url_meta":{"origin":1319,"position":1},"title":"Nation Character Building -  Bagian 2","date":"4 Oktober 2011","format":false,"excerpt":"Marilah kita tengok, bahwa sebenarnya bangsa ini memiliki falasafah yang sangat bagus sekali, Sila Pertama dalam Pancasila berbunyi Ketuhanan yang Maha Esa. Falsafah tersebut menjiwai semuanya. Kalau diterjemahkan dalam prespektif Islam artinya \u00a0Lailahaillah, kalimat ini harusnya tidak hanya menjadi ucapan saja namun juga harus menjelma menjadi pergerakan ataupun pemikiran. Jadi\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Perenungan\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":1829,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1829","url_meta":{"origin":1319,"position":2},"title":"Puasa Mengajarimu Ketulusan","date":"24 Juli 2012","format":false,"excerpt":"\"Puasa itu untukKu, Aku sendiri yang membalasnya\" Begitulah Allah berfirman dalam sebuah Hadist Qudsi. Mendengar ini, saya pun bertanya. Apa istimewanya puasa, dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lain? Bukankah semua ibadah adalah untuk Allah, dan tentu Allah juga yang membalasanya. Lalu apa maksudnya? Dibandingkan dengan amal ibadah lain, Puasa berbeda, karena\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"https:\/\/i1.wp.com\/tedy.saputro.dev\/blog\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/ketulusan_thumb.jpg?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1319"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1319"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1319\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1596"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1319"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1319"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1319"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}