{"id":1220,"date":"2011-04-29T19:59:05","date_gmt":"2011-04-29T12:59:05","guid":{"rendered":"http:\/\/tedy.saputro.dev\/blog\/?p=1220"},"modified":"2011-04-29T19:59:05","modified_gmt":"2011-04-29T12:59:05","slug":"semestinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=1220","title":{"rendered":"Semestinya.."},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Semestinya,\u00a0 malam ini bisa menjadi malam istimewa sebagaimana yang terjadi di dalam mimpi &#8211; mimpiku selama\u00a0 ini. Semestinya, malam ini engkau menemaniku dan menjadi penghibur hatiku, penawar penatku &#8211;\u00a0 menghadapi pedih\u00a0 hidup ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Duh Kasihku, kumohon datangi aku dan jemputlah diriku ini. Aku akan menceritakan semua rindu yang kusimpan di dadaku padamu dengan kata -kata\u00a0 yang mampu ku ucapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan ucapkan apapun, Kasih. Cukuplah kau tersenyum memahami deritaku ini, lalu peluk dan rebahkan kepalaku yang penat ini, di pangkuan hangatmu<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more-->Sayangku, kumohon sekali ini saja untuk tetap di sisiku dan tataplah mataku ini<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, maafkanku sayang &#8211; Seperti biasa, sekian banyak yang ingin kukatakan, tak terkatakan. Sekian banyak yang ingin kuadukan, hanya mampu diambil alih oleh air mataku<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangku,\u00a0 dengarkanlah apa yang dikatakan dadaku dan bacalah airmataku ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun sayang seribu sayang, sayangku. Malam ini hanyalah malam &#8211; malam seperti malam sebelumnya.<br \/>\nMalam ini sekali lagi engkau biarkan sepi yang menjadi penghibur hatiku, penyembuh penatku.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semestinya,\u00a0 malam ini bisa menjadi malam istimewa sebagaimana yang terjadi di dalam mimpi &#8211; mimpiku selama\u00a0 ini. Semestinya, malam ini engkau menemaniku dan menjadi penghibur hatiku, penawar penatku &#8211;\u00a0 menghadapi pedih\u00a0 hidup ini. Duh Kasihku, kumohon datangi aku dan jemputlah diriku ini. Aku akan menceritakan semua rindu yang kusimpan di dadaku padamu dengan kata -kata\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1635,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":"","footnotes":""},"categories":[2,6],"tags":[71,446],"jetpack-related-posts":[{"id":134,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=134","url_meta":{"origin":1220,"position":0},"title":"Lelahku","date":"13 Juni 2008","format":false,"excerpt":"Angin, saat ini ku tak ingin disini, bawaku berlari ke duniamu, terbang bersama awan - awan putih, menikmati kasihku di langit biru. 'Ku telah lelah disini, penatku tiada menahan, sakitku tiada bertepi, perasaanku tertransformasi dalam tubuh dan raga yang hilang ini. Aku terkapar dalam kensunyian yang memekakan telingaku. Aku terserak\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":124,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=124","url_meta":{"origin":1220,"position":1},"title":"Salam Untukmu","date":"2 Juni 2008","format":false,"excerpt":"Salam untuk engkau duhai gadis pujaan hati. Tiada detik yang kulewatkan melainkan selalu mengingatmu. Tiada mimpi dalam tidurku melainkan memimpikanmu. Tiada hari dalam hidupku melainkan mencintaimu. Sungguh mati, malam ini serasa kau disini, menemani sunyiku di tengah kebisingan dunia. Bercengkrama dan bermesra dalam dinginnya malam. Duhai gadis, jangan kau bunuh\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Bingkai Kata\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":108,"url":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/?p=108","url_meta":{"origin":1220,"position":2},"title":"Mencuri Mimpi","date":"3 Mei 2008","format":false,"excerpt":"Bagaimana mungkin aku harus mengerti, sementara masih saja diri terpenjara dalam dunia . Keraguanpun masih menggelayuti, memaksa seluruh syaraf keluar dari fikirannya. Dingin malam juga masih menyapa lembut merasuk sukma. Apa yang kuingini hanyalah mencuri masuk mimpinya, bertemu dan bercengkrama dengan lembut nafasnya, mencium setiap wangi rambutnya dan memandangi setiap\u2026","rel":"nofollow","context":"dalam \"Keseharian\"","img":{"src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1220"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1220"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1220\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tedy.saputro.dev\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}